Ledakan Dahsyat Guncang Beirut, Ini Videonya

Ledakan dahsyat di Beirut pada 4 Agustus 2020 malam. - Bloomberg/Anwar Amro/AFP via Getty Images
05 Agustus 2020 02:17 WIB Saeno News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Media sosial dihebohkan dengan kabar ledakan dahsyat di Beirut, ibu kota Lebanon. Sejumlah orang dikabarkan terluka. Sejauh ini belum ada kabar soal korban jiwa.

Ledakan terjadi pada Selasa (4/8/2020) di lokasi dekat kediaman mantan PM Saad Hariri. Meski demikian, kondisi Hariri dikabarkan baik.

Bloomberg melaporkan ledakan di wilayah Beirut dan wilayah pinggirannya itu menyebakan asap membubung ke angkasa.

Baca juga: Ferran Torres dan Nathan Ake Jalani Tes Medis di Manchester City

Sejumlah foto beredar di media sosial terkait ledakan tersebut.

Bloomberg dan theprovince.com menyebutkan petugas Palang Merah Lebanon mengaku mereka berada di lokasi ledakan.

Mengutip penjelasan saksi mata kepada Reuters, theprovince.com menyebutkan bahwa ledakan besar yang mengguncang Beirut itu melukai banyak orang.

"Kaca-kaca pecah berantakan dan balkon runtuh," ujar saksi mata kepada Reuters.

Baca juga: Ini Daftar Kampus Paling Top di Medsos, UGM Teratas

Kantor berita pemerintah Libanon NNA dan dua sumber keamanan mengatakan ledakan itu terjadi di daerah pelabuhan. Di lokasi tersebut terdapat gudang yang menampung bahan peledak.

Namun masih belum jelas apa yang menyebabkan terjadinya ledakan atau jenis bahan peledak yang berada di gudang.

“Saya melihat bola api dan asap mengepul di atas Beirut. Orang-orang berteriak dan berlari, berdarah. Balkon hancur bangunan. Kaca di gedung-gedung tinggi hancur dan jatuh ke jalan,” kata seorang saksi mata Reuters.

Puing-puing memenuhi tanah di pelabuhan dan rekaman lainnya menunjukkan truk dan kendaraan kontainer rusak.

Palang Merah Lebanon, berdasarkan cuitan di twitter, mengatakan bahwa mereka berada di lokasi ledakan.

Sementara itu penyiar lokal LBC mengutip menteri kesehatan mengatakan "jumlah ;korban cedera] sangat besar" dan sejumlah besar kerusakan. Televisi Al Mayadeen mengatakan ratusan orang terluka.

Seorang saksi mata dari Reuters mengatakan dia melihat asap abu-abu tebal di dekat area pelabuhan dan kemudian mendengar ledakan dan melihat nyala api dan asap hitam:

“Semua jendela di pusat kota hancur dan ada orang yang terluka berjalan di sekitar. Ini kekacauan total.”

Bloomberg menyebutkan ledakan di pelabuhan utama Lebanon mengguncang ibu kota Beirut dan pinggirannya, menyebabkan terjadinya gumpalan asap ke udara.

Tayangan televisi lokal menunjukkan kerusakan parah pada beberapa rumah dan toko di dekat Pelabuhan Beirut, termasuk rumah mantan Perdana Menteri Saad Hariri. Tidak ada laporan langsung tentang korban atau penyebab ledakan.

Puing-puing memenuhi tanah di pelabuhan dan rekaman lainnya menunjukkan truk dan kendaraan kontainer rusak.

Berikut video siaran langsung dari the Sun yang diunggah di channel Youtube.

Sumber : Bloomberg/theprovince.com/Twitter