Anjing Serang Bayi Kembar hingga Tewas, Diduga Cemburu

Ilustrasi bayi kembar identik (Pixabay - 3194556)
03 Juli 2020 10:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BRASIL - Sepasang bayi kembar di Bahia, Brasil, meninggal setelah diserang anjing peliharaan orang tuanya. Diyakini sang anjing merasa cemburu setelah kelahiran bayi tersebut.

Menyadur News.com.au oleh Suara.com--jaringan Harianjogja.com, Jumat (3/7/2020), Anne dan Analú meninggal pada 23 Juni akibat diserang anjing peliharaan saat sang ibu pergi sebentar untuk menemui tetangganya.

Kedua bayi kembar tersebut lahir prematur, tepat sebulan sebelum hari perkiraan lahir.

Saat Elaine Novais, 29, kembali ke rumah, ia mendengar suara tangisan bayi dan langsung berlari ke kamar mereka dan mendapati kedua bayinya telah dianiaya oleh anjing peliharaannya.

Dia menyeret anjingnya pergi untuk menghentikan serangan namun sudah terlanjur sang bayi terluka parah di bagian perut mereka.

Tetangganya yang bekerja sebagai asisten perawat, memberikan pertolongan pertama sebelum mereka dilarikan ke rumah sakit.

Dokter mengkonfirmasi bahwa salah satu dari si kembar telah meninggal di tempat kejadian sementara yang lain terluka parah dan menderita serangan jantung dan tim medis tidak dapat menyelamatkannya.

Insiden di Piripá, di negara bagian Bahia, telah mengejutkan masyarakat setempat.

Seorang anggota keluarga yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan kepada media setempat bahwa anjing itu biasanya sangat lembut dan penuh kasih sayang.

"Kami mengira bahwa dengan kedatangan si kembar, hewan itu tidak lagi memiliki perhatian dan kasih sayang dari pemiliknya," kata salah satu anggota keluarga.

"Ini mungkin menyebabkan semacam kecemburuan dan membuat anjing yang biasanya jinak menjadi ganas dan menyerang anak-anak." tambahnya.

Keluarga tersebut memiliki dua anjing berjenis Labrador dan anjing hutan Amerika, tidak disebutkan anjing mana yang menyerang namun dikatakan hanya satu ekor yang menyerangnya.

Untuk Elaine dan suaminya, Regis (32), peristiwa tersebut sangat menimbulkan trauma sebab mereka telah menanti dan berupaya sembilan tahun untuk mendapatkan momongan.

Elaine harus mendapatkan perawatan medis setelah pingsan karena syok di Rumah Sakit Kota Maria Pedreira Barbosa.

"Ini menghancurkan mereka. Saya berdoa agar mereka tidak jatuh ke dalam depresi tetapi akan sulit karena anak-anak itu cantik, benar-benar dicintai dan sangat dinantikan." ujar Maria de Jesus, seorang tetangga kepada FocusOn News.

Seorang bidan yang sering memeriksa saat kehamilan Elaine mengatakan bahwa Elaine sangat bertanggung jawab dan penuh kasih sayang kepada kedua anaknya selama kehamilannya.

Polisi membuka penyelidikan tentang keadaan di sekitar kematian si kembar. Tidak jelas apa yang memicu serangan anjing atau apa yang terjadi pada anjing tersebut setelah kejadian.

Sumber : Suara.com