Advertisement

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Reza Arap Terkait Kematian Lula Lahfah

Newswire
Minggu, 25 Januari 2026 - 22:37 WIB
Jumali
Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Reza Arap Terkait Kematian Lula Lahfah Reza Arap - Instagram : @Ybrap

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk Reza “Arap” Oktavian, untuk mengungkap penyebab kematian selebgram Lula Lahfah yang ditemukan tak bernyawa di apartemennya di Jakarta Selatan.

Penyidik kepolisian akan memeriksa kekasih almarhumah, Reza “Arap” Oktavian, pada awal pekan ini sebagai bagian dari pendalaman kasus kematian selebgram Lula Lahfah. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pada Senin (26/1/2026) di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Advertisement

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan agenda pemeriksaan tersebut. Menurutnya, penyidik ingin menggali keterangan terkait kondisi kesehatan korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Iya informasi (bakal diperiksa) Senin, kalau enggak salah,” kata Budi Hermanto di Jakarta, Minggu (25/1/2026).

Selain Reza Arap, polisi juga memanggil sejumlah saksi lain yang merupakan teman dekat Lula Lahfah dan berada di lokasi saat jenazah pertama kali ditemukan. Kehadiran para saksi telah dikomunikasikan sebelumnya kepada penyidik.

“Tergantung yang bersangkutan, tapi sudah dikomunikasikan untuk bisa hadir di hari Senin (26/1). Sama teman-teman dekat (Lula) yang datang ke lokasi kejadian,” ujar Budi.

Dalam kesempatan yang sama, Budi mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan foto jenazah maupun spekulasi yang belum terverifikasi di media sosial. Ia menekankan pentingnya menjaga empati terhadap keluarga almarhumah.

“Kami juga mengimbau untuk kita menjaga empati keluarga almarhum atas kejadian ini,” tegasnya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan jenazah Lula Lahfah di apartemennya yang berada di lantai 25 kawasan Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, polisi mengamankan sejumlah barang berupa obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI.

“Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” ungkap Murodih, Sabtu (24/1).

Peristiwa ini bermula saat saksi merasa curiga karena pintu apartemen korban terkunci dari dalam. Kecurigaan meningkat mengingat Lula diketahui baru menjalani pengobatan pada malam sebelumnya.

Setelah meminta bantuan pengelola apartemen untuk membuka paksa pintu, saksi menemukan Lula dalam kondisi terlentang di atas kasur, mengenakan kaos putih dan celana pendek hitam, serta tertutup selimut putih.

“Cek denyut nadi, detak jantung sudah tidak berjalan atau bergerak,” pungkas Murodih.

Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan saksi dan pendalaman lanjutan untuk memastikan penyebab kematian Lula Lahfah. Polisi menegaskan proses penyelidikan dilakukan secara profesional guna memberikan kejelasan bagi keluarga dan publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

PAD Wisata Gunungkidul Melonjak, Pergantian Petugas TPR Beri Efek

PAD Wisata Gunungkidul Melonjak, Pergantian Petugas TPR Beri Efek

Gunungkidul
| Minggu, 25 Januari 2026, 22:27 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement