Kasus Corona Melebihi 90.000, India Perpanjang Lockdown hingga 31 Mei

Dua petugas polisi berjaga-jaga di Kota Mumbai, India, seiring dengan pemberlakuan lockdown untuk mencegah penyevaran virus corona COVID-19. - Bloomberg
18 Mei 2020 10:27 WIB John Andhi Oktaveri News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Setelah jumlah kasus Covid-19 melebihi 90.000, sedangkan bentrokan terus terjadi antara polisi dan migran yang terlantar, India akhirnya memperpanjang penguncian (lockdown) secara nasional hingga 31 Mei. 

Sekolah, mal dan tempat-tempat umum lainnya sebagian besar tetap ditutup, meskipun peraturan akan dilonggarkan di daerah dengan jumlah kasus yang lebih rendah, menurut perintah dari Kementerian Dalam Negeri India seperti dikutip Aljazeera.com, Senin (18/5/2020).

"Pedoman baru telah memungkinkan relaksasi yang lebih besar dalam hal penguncian," menurut kementerian itu.

Sedangkkan pertemuan besar masih dilarang, kecuali  di luar zona penguncian yang semua kegiatan lain akan diizinkan, menurut keterangan itu.

Hingga kemarin dilaporkan terjadi lonjakan terbesar kasus infeksi dengan rekor 4.987 kasus hanya dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan kendaraan penumpang dan bus di seluruh negara akan diizinkan di daerah-daerah yang tidak terkontaminasi virus, tentu dengan persetujuan bersama dari negara bagian dan wilayah serikat pekerja sesuai aturan yang baru.

Pedoman baru yang dikeluarkan oleh Departemen Dalam Negeri pada hari Minggu (17/5/2020) juga mengimbau agar masyarakat bekerja dari rumah.

Menurut perintah kementerian sebelumnya, perpindahan orang akan tetap dilarang keras sejak pukul 19.00 hingga 07.00 pagi, kecuali untuk kegiatan penting.

Sekolah dan perguruan tinggi akan tetap ditutup dengan dialihkan ke belajar online.

Pemerintah juga menutup perjalanan jalur udara untuk domestik dan internasional, kecuali jika diizinkan oleh Departemen Kesehatan.

India telah melakukan lockdwon di seluruh negeri sejak akhir Maret. Akibatnya di sejumkah tempat terjadi bentrokan antar kelompok pekerja  migran dan aparat kepolisian.

India juga menjadi negara tertinggi kedua kasus infeksi corona di Asia, melampaui China. Dengan tambahan 4.987 kasus kemarin  maka total kasus infeksi di India tembus 90.927 kasus seperti dikutip CNN.com.

Sumber : Bisnis.com