Achmad Yurianto Raih Penghargaan PR of The Year

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Wabah Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto saat memberikan keterangan pers di Istana Presiden, Jakarta, Sabtu (7/3/2020). - Bisnis/Rayful Mudassir
15 Mei 2020 15:27 WIB Nyoman Ary Wahyudi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mendapatkan penghargaan PR of The Year dari Iconomics Research and Consulting dalam Indonesia Corporate Branding PR Award 2020.

Founder dan CEO Iconomics Bram S Putro menuturkan acara itu diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras para Public Relation (PR) di perusahaan maupun lembaga yang dipimpinnya.

“Indonesia Corporate Branding PR Awards 2020 bukanlah perayaan atau selebrasi, tapi acara ini sebagai bentuk pengakuan kerja keras dari kerja PR perusahaan maupun lembaga dalam membangun reputasi, citra dan kontribusinya bagi perusahaan, lingkungan sekitar maupun bangsa Indonesia,” kata Bram melalui keterangan resmi Kemenkes, Jakarta, pada Kamis (15/5/2020).

Direktur Riset Iconomics Alex Mulya menyatakan bahwa riset ini dilakukan sejak pertengahan Maret hingga awal April 2020, adapun kriteria penilaian berdasarkan 9 aspek penilaian (3 pilar) citra perusahaan yakni commercial, organizational, dan social pillar.

Jika dihadapkan pada situasi dan kondisi saat ini, dia menuturkan PR memiliki peran penting dalam menciptakan berita yang positif untuk mengimbangi berita yang negatif.

“Paling relevan saat wabah adalah social pillar, seberapa jauh anda berkontribusi secara social dan enviromental,” ucap Alex.

Sementara itu, ketua Perhumas Agung Laksana mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak luas dan multidimensional. Dengan demikian, dia menuturkan, diperlukan peran PR untuk lebih inovatif, kreatif dalam menyediakan konten-konten bagi pendengarnya.

“Membangun reputasi dan visibilitas sebuah organisasi dan brand melalui PR membutuhkan dedikasi dan strategi jangka panjang, pada akhirnya para praktisi PR adalah maraton bukan sprint. Di era the new normal saat ini PR harus tetap optimis,” ujar Agung.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia