Belum Ada Kepastian, Kemenag Minta Agen Travel Tak Buka Pendaftaran Umrah

Calon jamaah umrah menunggu kepastian untuk berangkat ke Tanah Suci Mekah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2020). - ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
08 Maret 2020 15:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi masih menutup masuknya jemaah umrah untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19. Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Agama meminta agen travel tak membuka pendaftaran umrah. Hal ini sampai ada pemberitahuan dari Pemerintah Arab Saudi kegiatan umrah diperbolehkan lagi.

Untuk diketahui, Pemerintah Arab Saudi pada tanggal 27 Februari telah menutup kegiatan umrah. Alasannya, untuk meminimalisir masuknya virus corona ke negara penghasil minyak itu.

"Kami imbau untuk penyelenggara tidak terima dulu penerimaan daftar umrah. Bagaiman terima kalau kondisi begini karena belum ada kepastian," ujar Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Arfi Hatim di Jakarta, Minggu (8/3/2020).

Menurut Arfi, boleh saja agen travel membuka pendaftaran umrah, asalkan agen travel telah memesan tiket pesawat terlebih dahulu untuk perjalanan umrah.

"Maka jangan dulu terima pendaftaran karena menjual sesuatu harus ada kejelasannya, sedangkan dalam agama dilarang jual janji," kata dia.

Sementara, Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umrah dan Haji (Sapuhi) Syam Resfiadi menambahkan, hingga kini para agen travel tak bisa berjualan paket umrah. Karena jemaah pun tak berani mendaftar ibadah umrah.

"Tutup memang tidak bisa berjualan karena konsumen sendiri udah gak berani datang ke kantor-kantor kita, bahkan nelpon pun udah kosong, udah enggak ada lagi pendaftaran," kata dia.

Sumber : Suara.com