AHY & Ibas Sama-Sama Berpeluang Gantikan SBY di Demokrat

Partai Demokrat saat mengukuhkan Agus Harimurti Yudhoyono (keenam dari kiri) sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019 di Wisma Proklamasi, Jakarta, pada Sabtu (17/2/2018). - JIBI/Bisnis.com/Agne Yasa
19 Februari 2020 23:27 WIB John Andhi Oktaveri News Share :

Harianjogja.comJAKARTA - Kepemimpinan Partai Demokrat kemungkinan akan beralih dari Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY saat kongres pada Mei mendatang. Dua putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono, dinilai paling berpeluang menjadi calon ketua umum Partai Demokrat.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syariefuddin Hasan mengatakan AHY dan Ibas sama-sama memiliki peluang. Keduanya sama-sama memiliki pengalaman dan prestasi dalam membesarkan Partai Demokrat.

Politikus yang dikenal dengan sapaan Syarief Hasan itu melihat sejauh ini belum ada calon lain yang menonjol sebagai calon pemimpin partai pada periode 2020-2024. Sejauh ini kakak-beradik putra SBY tersebut belum mendapat pesaing.  

Lantas, siapakah yang paling berpeluang menggantikan SBY, apakah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)?

 “AHY sebagai wakil ketua umum tentu merupakan salah satu kader Demokrat yang bagus, selain Ibas yang kiprahnya di DPR sudah tiga periode selain pernah menjadi Sekjen Partai Demokrat dan Ketua Fraksi Demokrat DPR,” ujar Syarief, Rabu (19/2/2020).

Apakah hanya AHY dan Ibas yang berpeluang menjadi calon ketua umum?

Secara diplomatis Syarief mengatakan memang hanya dua orang tersebut yang menonjol. Bahkan, Syarief yang kini menjabat wakil ketua umum sebagaimana AHY,  menyatakan lebih memilih untuk menjadi pembimbing. Soal calon pemimpin Demokrat, diserahkan kepada generasi muda.

“Apalagi pada Pemilu 2024 generasi milenial yang harus muncul,” ujarnya.

Apakah AHY atau Ibas akan jadi Capres?

Syarief tidak menampik kalau AHY dan Ibas nantinya diproyeksikan untuk menjadi calon presiden, wakil presiden, atau menteri sebagaimana halnya dengan apa yang diinginkan partai-partai lain.

Sejauh ini sosok AHY cukup dikenal masyarakat karena pernah menjadi calon gubernur DKI Jakarta dan masuk dalam nominasi calon wakil presiden 2019. Sedangkan Ibas merupakan kader muda Demokrat yang sangat berpotensi sehingga memiliki peluang yang sama dengan AHY untuk menggantikan ayahnya.

Akankah AHY dan Ibas bersaing untuk pimpin Demokrat?

Syarief memastikan tidak akan ada persaingan antara AHY dan Ibas untuk memperebutkan kursi Ketua Umum Partai Demokrat.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia