Polri Geser Anggaran Rp3,6 Triliun untuk Pengamanan VVIP
Polri mengusulkan pergeseran anggaran Rp3,6 triliun pada 2027 untuk kebutuhan operasional, pengamanan VVIP, kerusuhan massa, dan bencana.
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai menjenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019). /Suara.com-Arya Manggala]
Harianjogja.com, JAKARTA-Majunya anak dan menantu Presiden Jokowi di Pilkada 2020 menuai kritik.
Politikus PDIP Maruarar Sirait memastikan, Presiden Jokowi tidak mungkin merusak reputasi hanya karena menginginkan putra dan menantunya mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo dan Medan dalam Pilkada 2020.
Hal itu dikatakan Maruarar dalam diskusi bertajuk \'Jokowi Langgengkan Politik Dinasti\', di Kawasan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019).
Maruarar menilai, Jokowi bodoh kalau benar-benar merelakan reputasi hanya karena menginginkan Gibran Rakabuming Raka menjadi calon Wali Kota Solo dan Bobby Nasution menjadi calon Wali Kota Medan.
"Masak Jokowi mau merusak nama dia gara-gara si Gibran, gara-gara si Bobby. Emangnya kau pikir Jokowi enggak mau jaga reputasi dia? Enggak mau jaga bagaimana dia bikin warisan. Bodoh banget Jokowi itu kalau mau dia mempertaruhkan itu, enggak (mungkin)," kata Maruarar.
Maruarar berkeyakinan, Jokowi tidak akan turut campur terkait keputusan Gibran dan Bobby yang maju sebagai bakal calon Wali Kota di Pilkada 2020 lewat PDIP.
Jokowi, kata Maruarar, juga tidak akan turut campur apabila Gibran dan Bobby akhirnya pun kalah di Pilkada 2020.
"Menurut saya, misalnya kalau Gibran maju, Bobby maju. Terus kalah, ya kalah saja. Kalah saja, enggak ada masalah bagi dia (Jokowi)," ujarnya.
Untuk itu, Maruarar meyakini Jokowi tidak mungkin mempertaruhkan reputasinya hanya untuk kepentingan Gibran dan Bobby.
"Jadi, saudara-saudara harus tahu juga, enggak mau dia pertaruhan reputasi dia gara-gara memaksain Gibran dan Bobby. Enggak mungkin," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polri mengusulkan pergeseran anggaran Rp3,6 triliun pada 2027 untuk kebutuhan operasional, pengamanan VVIP, kerusuhan massa, dan bencana.
Prediksi Bali United vs PSS Sleman di laga pembuka BRI Super League 2026/2027, lengkap dengan susunan pemain dan prediksi skor.
Sabar Karyaman Gutama/Reza Pahlevi Isfahani lolos ke perempatfinal China Masters 2026 usai mengalahkan Denmark. Mereka menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang
Arema FC menghadapi tim promosi Isenmulang Kalteng FC pada laga pembuka Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Jumat 4 September.
Jogja Coffee Week #6 digelar 4-6 September 2026 di JEC. Ada kompetisi kopi, business summit, hingga 191 booth dari dalam dan luar negeri. Tiket mulai Rp15.000!
Jangan hanya melihat kamera 50 MP atau layar AMOLED. Simak tips memilih HP mid-range agar tidak salah beli dan sesuai kebutuhan.