Pelajar dan Ibu-Ibu Ikut Peringati Hari AIDS

Siswa SD membacakan puisi dalam rangka Hari AIDS Sedunia di Borobudur, Magelang, Minggu (2/12/2019). - Harian Jogja/Nina Atmasari
02 Desember 2019 09:17 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG- Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) di Kabupaten Magelang dimeriahkan oleh ratusan orang dari berbagai kalangan mulai pelajar hingga ibu-ibu. Beragam acara digelar secara meriah di Balkondes Tuk Songo Borobudur, Minggu (1/12/2019).

Kegiatan ini dibuka dengan senam bersama yang diikuti Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang, Christanti Zaenal Arifin. Lebih dari 500 ibu-ibu ikut terjun ke lapangan menggerakkan badan untuk senam mengikuti instruktur yang memandu dari atas panggung.

Mereka merupakan anggota kelompok senam aerobik dari desa-desa di Kabupaten Magelang. Setelah mengikuti senam bersama, mereka kemudian unjuk kebolehan lomba senam kreasi. Dengan berbagai kostum yang menarik, para perempaun yang kebanyakan merupakan ibu rumah tangga ini mementaskan gerakan-gerakan perpaduan senam dan tari.

Selain lomba senam kreasi, dalam rangkaian HAS ini juga digelar lomba membuat poster tentang HIV AIDS untuk siswa SMP. Sebanyak 16 peserta yang merupakan perwakilan sub rayon di Kabupaten Magelang turut ambil bagian.

Sebelumnya, juga telah dilakukan lomba penulisan artikel tentang HIV/AIDS untuk siswa SMP serta lomba puisi bertema HIV/AIDS untuk siswa SD. Acara yang bekerjasama dengan PWI kabupaten Magelang ini berlangsung meriah.

Ketua Panitia HAS Kabupaten Magelang, Djawawi mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran penduduk untuk mencegah dan menanggulangi HIV/AIDS.  Juga untuk meningkatkan kerjasama pelaku pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun non pemerintah, mencapai target nasional.

"Di sisi lain untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang HIV/Aids untuk mencegah dan menanggulangi," kata Djawawi yang juga Kabag Kesra Kabupaten Magelang.

Pihaknya juga ingin meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengetahui status diri terutama yang beresiko. Yang tidak kalah penting, imbuh Djawawi, adalah menggali potensi kreatif para penderita HIV/AIDS.

Sekda kabupaten Magelang, Adi Waryanto mewakili Bupati Magelang Zaenal Arifin dalam sambutannya mengatakan HAS 2019 yang diperingati setiap tanggal 1 Desember sejak tahun 1998 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran tentang perjuangan melawan HIV dan sebagai dukungan untuk orang dengan HIV, dan mengingat mereka yang meninggal akibat penyakit terkait HIV/AIDS.

Ia mengutip data PBB, pada tahun 2017 di seluruh dunia terdapat 36,9 juta orang hidup dengan HIV, yang terdiri dari 35,1 juta orang dewasa dan 1,8 juta anak-anak. Dari jumlah tersebut, jumlah pengidap HIV/AIDS di seluruh dunia kurang lebih 940.000 orang.

"Di Indonesia upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit HIV/AIDS gencar dikampanyekan dalam rangka meningkatkan kesadaran, kepedulian dan keterlibatan masyarakat untuk mewujudkan 3 Zero HIV di tahun 2030 , yaitu Zero New Infection atau tidak ada infeksi baru HIV AIDS, Zero AIDS Related Deaths atau tidak ada kematian akibat AIDS, dan Zero Discrimination atau tidak ada stigma dan diskriminasi kepada Orang Dengan HIV/AIDS [ODHA]," jelasnya.