Advertisement
Jalan Nasional Jateng-DIY Siap Sambut Mudik Lebaran 2026
Foto ilustrasi jalan tol. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, TEGAL— Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional sepanjang 1.888,69 kilometer untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 H. Kondisi mayoritas ruas jalan penghubung Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dinyatakan layak dilintasi pemudik.
Kesiapan tersebut disampaikan BBPJN setelah melakukan pemantauan kondisi jalan nasional yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah dan DIY. Infrastruktur tersebut menjadi jalur utama mobilitas masyarakat saat periode mudik Lebaran.
Advertisement
Kepala Bidang Preservasi I BBPJN Jateng–DIY Fajar Triawan menjelaskan total panjang jalan nasional di wilayah kerja tersebut mencapai 1.888,69 kilometer yang terbagi dalam 296 ruas jalan.
“Panjang jalan nasional kita sepanjang 1.888,69 km yang terdiri dari 296 ruas dengan rata-rata kondisi kemantapan 94,20%,” ujar Fajar saat ditemui di Posko Mudik Lebaran PPK 1.4 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Margasari, Kamis (12/3/2026).
BACA JUGA
Meskipun kondisi jalan secara umum stabil dan siap dilalui kendaraan pemudik, BBPJN tetap mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas.
Tercatat sebanyak 46 titik dikategorikan sebagai lokasi rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalur jalan nasional Jawa Tengah dan DIY.
Selain itu, BBPJN juga memetakan 23 titik rawan bencana di wilayah Jawa Tengah. Titik tersebut terdiri dari 14 lokasi rawan banjir dan sembilan lokasi rawan tanah longsor.
Sebagai langkah mitigasi, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBPJN menyiagakan peralatan Disaster Relief Unit (DRU) atau unit tanggap darurat di sejumlah lokasi strategis.
Unit reaksi cepat tersebut ditempatkan di UPP Pekalongan, UPP Karangjati, Yogyakarta, dan UPP Buntu guna mempercepat penanganan jika terjadi kondisi darurat di jalur mudik.
Fajar menambahkan, seluruh pekerjaan konstruksi di jalur jalan nasional yang masih berjalan untuk periode proyek 2026–2027 telah dihentikan sementara menjelang arus mudik Lebaran.
“Terkait pekerjaan yang berjalan di tahun 2026 sampai dengan 2027, saat ini kami di H-10 pekerjaan konstruksi sudah kami hentikan,” tambahnya.
Meski proyek konstruksi dihentikan sementara, tim preservasi tetap siaga melakukan perawatan jalan. Penanganan lubang jalan tetap dilakukan secara berkala agar standar pelayanan minimal (SPM) jalan nasional tetap terjaga hingga masa arus balik Lebaran selesai.
“Pekerjaan konstruksinya sudah dihentikan. Namun, untuk pekerjaan preservasi jalan apabila terdapat lubang jalan, kami tetap lakukan penanganan,” pungkasnya.
Dari sisi pelayanan bagi pengguna jalan, pemerintah juga menyiapkan sejumlah posko mudik di sepanjang jalur jalan nasional. Tercatat sebanyak 18 posko didirikan di wilayah Jawa Tengah dan lima posko lainnya berada di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Setiap posko tersebut dipimpin langsung oleh manajer ruas untuk memastikan koordinasi penanganan arus mudik berjalan optimal.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebelumnya menyampaikan bahwa jumlah pergerakan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta perjalanan.
Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, daerah tujuan utama pemudik adalah Jawa Tengah dan Jawa Timur, kemudian disusul Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Sulawesi Selatan.
Dalam laporan tersebut, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada dua periode, yaitu 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026.
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.
AHY juga menyebutkan penggunaan kendaraan pribadi masih mendominasi moda transportasi pemudik tahun ini. Sekitar 52% pemudik diperkirakan menggunakan mobil pribadi, disusul sepeda motor dan bus umum.
“Artinya, beban utama tetap berada di jalan raya, baik jalan tol, jalan nasional maupun jalan arteri menuju kabupaten dan kota tujuan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal Buka Puasa Jogja Kamis 12 Maret 2026, Magrib 17.57 WIB
Advertisement
Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Advertisement
Berita Populer
- Sleman Dalane Nyaman, Marai Mudik Krasan
- Polisi Ringkus Pelaku Penganiayaan Pelajar di Jetis Bantul
- Pegadaian Tebar Bingkisan Lebaran ke Puluhan Bank Sampah Jateng-DIY
- Duh, Serangan Proyektil Hantam Kapal Kargo di Selat Hormuz
- Lewat Membaca, Warga Diajak Atasi Masalah Stunting
- Iran Minta Negara Arab Tunjukkan Lokasi Pasukan AS-Israel
- Harga Bensin di Jepang Melonjak Tajam Imbas Perang AS-Israel ke Iran
Advertisement
Advertisement






