Proyek Tol Jogja Ditawarkan ke Investor

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Nicolous Irawan
15 November 2019 17:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) berencana menggelar penjajakan minat pasar atau market sounding untuk tiga ruas tol pada pekan depan. Partisipasi badan usaha dalam proyek infrastruktur diharapkan terus meningkat dalam lima tahun ke depan.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Eko D Heripoerwanto mengatakan penjajakan minat pasar menjadi ajang untuk memperkenalkan proyek jalan tol kepada calon investor. Ketiga ruas tol yang akan diperkenalkan yaitu Solo-Yogyakarta-Kulon Progo, Yogyakarta-Bawen, dan Jalan Tol Maminasata di Makassar.

"Ada proyek yang solicited, ada yang unsolicited. Market sounding ini proses awal agar proyek-proyek ini diketahui oleh investor. Selanjutnya mereka bisa ikut bidding," jelasnya di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Sebagaimana diketahui, proyek jalan tol Solo-Yogyakarta-Kulon Progo sudah memulai tahap prakualifikasi pada awal November 2019 lalu. Proyek jalan tol sepanjang 93,13 kilometer ini merupakan prakarsa konsorsium PT Adhi Karya (Persero) Tbk., Gama Group, dan PT Daya Mulia Turangga. Dalam proses pelelangan, pihak pemrakarsa memiliki keistimewaan, yaitu hak menyamakan penawaran atau right to match.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menjelaskan, penjajakan minat pasar bisa dilakukan bersamaan dengan tahap prakualifikasi. Adapun tahap tersebut dibuka hingga Januari 2020. "Ini untuk memperbanyak peminat [yang mau] investasi," jelasnya kepada Bisnis Indonesia, jaringan Harianjogja.com, Kamis (14/11).

Bila tidak ada aral melintang, pekan depan tahap prakualifikasi ruas Yogyakarta-Bawen dan Cileunyi-Tasikmalaya-Cilacap juga akan dibuka. Panjang kedua proyek jalan tol itu masing-masing 77 kilometer dan 184 kilometer. Adapun nilai investasi kedua proyek itu ditaksir masing-masing Rp13,56 triliun dan Rp53,6 triliun.

Danang sebelumnya mengungkapkan, sejumlah badan usaha sudah menyatakan minat untuk terlibat dalam pelelangan proyek tersebut. Bahkan, kalangan kontraktor dan lembaga keuangan asing juga turut menaruh minat.

Dalam catatan Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), hingga November 2019, Kementerian PUPR telah membuka pelelangan dua proyek jalan tol. Pertama, jalan tol Semarang-Demak yang menjadi prakarsa pemerintah (solicited) telah dimenangkan oleh konsorsium PT PP (Persero) Tbk. Kedua, jembatan tol Balikpapan-Penajam Pasar yang saat memasuki tahap prakualifikasi, ditinjau ulang.

Secara umum, Kementerian PUPR menargetkan pembangunan jalan tol baru sepanjang 2.500 kilometer hingga 2024. Pembangunan jalan tol baru akan diarahkan di Sumatra, melanjutkan mega proyek Trans Sumatra yang dicanangkan sejak 2015. Selain itu, jalan tol baru juga mencakup koridor selatan Jawa dan sebagian koridor utara dari Semarang hingga Gresik.

Sumber : Bisnis.com