Advertisement
Mensesneg: Jabatan Wakil Panglima TNI Sangat Diperlukan
Menteri Sekretaris Negara Pratikno - Antara/Andreas Fitri Atmoko
Advertisement
Harian.com, JAKARTA — Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyatakan jabatan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) sangat diperlukan dan wajar untuk efektivitas organisasi.
Menurutnya, posisi Wakil Panglima TNI bukanlah hal yang baru. Jabatan itu terakhir kali dijabat oleh Fachrul Razi sebelum dihapus oleh Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Fachrul Razi seperti diketahui saat ini menjabat sebagai Menteri Agama.
Advertisement
"Tapi perlu saya sampaikan usulan bukan muncul begitu saja di zaman sekarang. Jadi waktu zamannya Pak Moeldoko menjadi Panglima TNI usulan tersebut juga sudah ada," katanya di Istana Bogor, Kamis (7/11/2019).
Hal itu ditegaskan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam beleid itu, penambahan jabatan Wakil Panglima TNI tersebut dilakukan atas sejumlah pertimbangan strategis.
Penegasan mengenai penambahan jabatan Wakil Panglima TNI tersebut terdapat dalam Pasal 13 Perpres yang sebenarnya telah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 18 Oktober 2019.
Selain itu, dia menyebutkan posisi Wakil Panglima TNI juga banyak di sejumlah K/L misalnya Polri, Kejaksaan Agung, dan Kepala Kantor Staf Presiden.
"Menteri yang K/L besar kan juga ada. Menurut saya ini sesuatu yang sangat wajar dan sangat diperlukan, gitu," tekannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polres Bantul Sita 72 Botol Miras Ilegal di Banguntapan Bantul
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dituduh Boneka Kartel, Presiden Meksiko Siap Gugat Elon Musk
- Jadwal Siaran Bola 26-27 Februari: Duel di GBLA hingga Liga Europa
- Menu MBG Diprotes, Sultan Minta Transparansi Harga
- Konser BTS di Seoul Bikin Hotel dan Ritel Kewalahan
- Jalan di Wonosari Digali Ilegal, DPUPRKP Gunungkidul Lapor Polisi
- Mayoritas Apel Eropa Mengandung Residu Berbahaya, Ini Risikonya
- Penganiayaan di Kampus UIN Suska, Polisi Amankan Pelaku
Advertisement
Advertisement








