Presiden Kolombia Pimpin Penanganan Gempa, Korban Tewas 111 Orang
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Presiden Abelardo de la Espriella memimpin langsung penanganan bencana.
Logo Facebook/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA – Facebook Inc. tanpa diketahui memberi akses informasi pengguna pribadi ke pengembang luar yang dibagikan dalam beberapa grup di jejaring sosial utamanya, termasuk nama dan foto profil orang-orang yang menjadi bagian dari grup tersebut.
Dilansir Bloomberg, perusahaan pada hari Selasa (5/11/2019), mengatakan bahwa selama 18 bulan terakhir beberapa pengembang pihak ketiga yang menggunakan API Grup Facebook dapat melihat pengguna mana yang berbagi posting atau meninggalkan komentar di dalam grup, meskipun mereka tidak seharusnya memiliki tingkat data tersebut.
API merupakan merupakan perangkat lunak yang memungkinkan untuk berbagi informasi antara Facebook dan pengembang. Facebook menyatakan akses ke informasi itu kini telah dihapus atau dibatasi.
Mulai bulan April 2018, Facebook membatasi akses sehingga pihak ketiga hanya bisa melihat teks posting atau komentar dari dalam grup, tetapi bukan nama atau foto orang yang membagikannya.
Perusahaan menemukan dalam ulasan baru-baru ini bahwa informasi tambahan ini juga dibagikan. API ini populer di kalangan pengembang yang membangun program untuk mengelola grup Facebook yang fokus pada topik seperti layanan pelanggan.
Perusahaan yang berbasis di Menlo Park, California, itu mengatakan pihaknya menjangkau 100 pengembang pihak ketiga yang memiliki akses ke data yang seharusnya dibatasi.
Facebook mengatakan dalam sebuah posting blog bahwa mereka tidak melihat adanya bukti penyalahgunaan, tetapi "kami akan meminta mereka untuk menghapus data anggota yang mungkin mereka simpan," ungkap mereka, seperti dikutip Bloomberg.
Seorang juru bicara perusahaan menolak mengatakan berapa banyak pengguna yang terpengaruh.
Jenis API ini juga menjadi pusat skandal data Facebook pada awal 2018, di mana seorang peneliti luar mengumpulkan informasi pribadi dari pengguna Facebook dan menjualnya ke perusahaan konsultan politik Cambridge Analytica.
Facebook telah berjanji untuk menindak tindakan penyebaran data dan mengumumkan pada bulan September bahwa mereka telah menangguhkan "puluhan ribu" pengembang pihak ketiga yang memiliki akses ke beberapa data Facebook.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Presiden Abelardo de la Espriella memimpin langsung penanganan bencana.
SIM Keliling Polda DIY Kamis 24 September 2026 hadir di Q Homemart. Cek jadwal, syarat, biaya perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Jogja Kamis 24 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
DPRD DIY mendorong budaya literasi tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga kualitas SDM, pendidikan, dan peluang masyarakat memperoleh pekerjaan layak.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 24 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.