Ribuan Warga Portugal Demo Tuntut Upah Naik dan Rumah Terjangkau
Ribuan warga Portugal berunjuk rasa menuntut kenaikan upah, perbaikan pensiun, layanan publik, dan perumahan dengan harga terjangkau.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara. /Antara Foto-Zabur Karuru
Harianjogja.com, JAKARTA - Suahasil Nazara datang ke Istana Kepresidenan pada Jumat (25/10/2019) pagi. Ia santer diikabarkan akan ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk menjadi Wakil Menteri Keuangan menemani Sri Mulyani Indrawati.
Selama jadi pejabat negara ternyata harta anak buah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ini memiliki harta yang cukup banyak.
Mengutip LHKPN yang dilaporkan pada Desember 2017 total kekayaan Suahasil mencapai Rp 32,9 miliar. Jumlah tersebut naik cukup signifikan dibandingkan posisi harta pada 1 September 2016 yang senilai Rp 20,3 miliar dan 1.603 dolar AS.
Informasi saja Suahasil menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal sejak Februari 2015, dan pada tanggal 31 Oktober 2016 dilantik oleh Menteri Keuangan sebagai pejabat definitif Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Suahasil Nazara menjadi PNS sebagai dosen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB-UI) sejak 1999, dan pada tahun 2009 mendapatkan gelar Guru Besar (Profesor) di bidang Ilmu Ekonomi.
Di lingkungan FEB-UI, Suahasil pernah menjadi Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi (2004-2005), Kepala Lembaga Demografi (2005-2008), dan Ketua Departemen Ilmu Ekonomi (2009-2013).
Pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal (2009-2011). Suahasil juga aktif di Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) sebagai pengurus, dan juga pernah memegang jabatan Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) pada periode 2009-2015.
Jabatan lain yang pernah didudukinya adalah Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada Kantor Wakil Presiden RI (2010-2015), serta menjadi Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (KEN) pada 2013-2014.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ribuan warga Portugal berunjuk rasa menuntut kenaikan upah, perbaikan pensiun, layanan publik, dan perumahan dengan harga terjangkau.
Empat suporter PSS Sleman tewas dalam kecelakaan di Tol Madiun. Bupati Sleman menyampaikan belasungkawa dan mengimbau suporter away menggunakan bus.
Stok Pertalite turun dari 20–23 hari menjadi 16–18 hari. Pengamat mendesak pemerintah memperkuat cadangan dan mengawasi penyaluran BBM.
Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte meninggal dunia pada 18 Oktober 2026. Jenazahnya dijadwalkan dimakamkan di TMPNU Cikeas.
PSS Sleman bermain imbang 2-2 melawan Persebaya. Pieter Huistra menilai intensitas dan semangat juang tim di sepak bola Indonesia makin tinggi.
Tim RISPRO LPDP–Diktilitbang PP Muhammadiyah mempresentasikan SIGUMI untuk memperkuat komunikasi risiko dan mitigasi bencana di kawasan wisata gunung api.