Reshuffle Kabinet Prabowo, Bahlil hingga Listyo Dapat Jabatan Baru

Newswire
Newswire Kamis, 01 Oktober 2026 15:17 WIB
Reshuffle Kabinet Prabowo, Bahlil hingga Listyo Dapat Jabatan Baru

Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat dalam perombakan kabinet dan jabatan pemerintahan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026)./BPMI Setpres\r\n\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada Kamis (1/10/2026). Perombakan yang diumumkan pukul 13.30 WIB tersebut tidak hanya menyasar posisi menteri, tetapi juga sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintahan dan aparat penegak hukum.

Pelantikan sejumlah pejabat baru berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Dalam perombakan kali ini, sejumlah posisi mengalami perubahan, termasuk jabatan menteri koordinator, menteri teknis, Kepala Staf Kepresidenan, hingga Ketua Ombudsman RI.

Daftar Posisi Baru dalam Reshuffle

Berikut daftar pejabat yang dilantik dalam reshuffle kabinet dan jabatan pemerintahan pada Kamis (1/10/2026):

  • Bahlil Lahadalia sebagai Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM.
  • Sugiono sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
  • Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
  • Nusran Djoher sebagai Ketua Ombudsman RI.
  • M. Sarmudji sebagai Menteri Perindustrian.
  • Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri menggantikan Sugiono.
  • Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
  • Drajad Hariwibowo sebagai Menko Perekonomian.

Perubahan tersebut mencakup sejumlah posisi strategis dalam pemerintahan Prabowo. Bahlil, misalnya, mendapat jabatan Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus tetap memegang jabatan Menteri ESDM. Sementara Sugiono berpindah dari Menteri Luar Negeri menjadi Menko PMK, dengan posisi Menlu kemudian ditempati Arrmanatha Christiawan Nasir.

Listyo Sigit Jadi Kepala Staf Kepresidenan

Sebelum pelantikan, Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat menanggapi kabar mengenai perubahan jabatan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman.

Saat ditanya mengenai isu pergantian Dudung, Listyo meminta publik menunggu kepastian.

"Kita lihat dulu saja. Saya belum tahu," kata Listyo saat ditanya mengenai isu pergantian Dudung.

Listyo juga belum memberikan penjelasan mengenai siapa yang akan menggantikan Dudung maupun posisi yang akan ditempati mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut.

Pada saat yang sama, Listyo juga ditanya mengenai kabar dirinya akan menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Ketika itu, dia mengaku belum mengetahui secara pasti.

"Belum tahu, nanti," ujarnya.

Namun, Listyo kemudian membenarkan telah menerima telepon terkait kemungkinan penugasan tersebut.

"Iya, insyaallah, mudah-mudahan nggak keliru," kata dia.

Terkait kabar dirinya akan dilantik sebagai KSP, Listyo mengatakan kepastian mengenai posisi tersebut baru akan diketahui setelah proses pelantikan.

Dalam hasil reshuffle yang diumumkan pada Kamis (1/10/2026), Listyo akhirnya dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Sarmuji Masuk Kabinet

Nama lain yang mendapat posisi baru adalah Muhammad Sarmuji. Sekretaris Jenderal Partai Golkar tersebut dilantik sebagai Menteri Perindustrian.

Sebelumnya, Sarmuji menyebut dirinya mendapat panggilan dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terkait kemungkinan penugasan di bidang perindustrian.

"Saya ditelepon Pak Seskab ya, ada kemungkinan pokoknya urusan industri lah, kira-kira begitu," kata Sarmuji.

Saat ditanya apakah posisi tersebut merupakan Menteri Perindustrian, Sarmuji ketika itu belum memberikan kepastian secara tegas.

"Nanti dilihat, kira-kira untuk membantu Pak Presiden di bidang perindustrian," ujarnya.

Sarmuji mengatakan kepastian mengenai penugasan tersebut baru diperolehnya pada Kamis pagi.

"Kepastiannya tadi pagi," jawabnya.

Saat kembali ditanya apakah dirinya telah mendapat informasi mengenai posisi yang akan ditempati, Sarmuji membenarkan.

"Posisinya iya," kata Sarmuji.

Pelantikan pada Kamis (1/10/2026) kemudian memastikan Sarmuji menduduki posisi Menteri Perindustrian.

Perubahan Jabatan Strategis Pemerintahan

Reshuffle kali ini tidak hanya berkaitan dengan pergantian menteri. Sejumlah jabatan strategis lainnya juga mengalami perubahan, termasuk Kepala Staf Kepresidenan dan Ketua Ombudsman RI.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari perombakan Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo pada 1 Oktober 2026. Sejumlah pejabat yang sebelumnya menempati posisi berbeda kini mendapatkan penugasan baru setelah menjalani proses pelantikan di Istana Negara.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online