Bakal Jadi Menteri Perekonomian Lagi, Begini Catatan Karier Sri Mulyani

Sri Mulyani Indrawati tiba di Istana Negara sekitar pukul 09.05 WIB, Selasa (22/10/2019). Sri kemungkinan masuk dalam jajaran pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. - Yodie Hardiyan
22 Oktober 2019 12:37 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pada hari kedua usai pelantikan Presiden Joko Widodo - Ma`ruf Amin, Selasa (22/10/2019), Sri Mulyani Indrawati menjadi calon menteri pertama yang dipanggil ke Istana Kepresidenan. Lalu bagaimana kariernya di bidang perekonomian?

Sri Mulyani lahir di Tanjungkarang, Lampung, 26 Agustus 1962. Dia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia, memperoleh Master of Science of Policy Economic dari University of Illinois Urbana Champaign USA dan mendapat gelar Ph.D of Economic dari kampus yang sama.

Dia dikenal sebagai sosok yang fokus pada ekonomi moneter dan perbankan serta ekonomi tenaga kerja.

Pada bidang tersebut, Sri Mulyani pertama kali ditunjuk sebagai Menteri Keuangan pada 2005 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Salah satu kebijakan pertama yang dikeluarkannya adalah memecat petugas korup di lingkungan Departemen Keuangan.

Dia dinilai berhasil menekan angka korupsi dan mereformasi sistem pajak dan keuangan Indonesia. Hanya berselang satu tahun menjabat, Sri Mulyani langsung mendapat gelar Euromoney Finance Minister of the Year oleh majalah Euromoney.

Sri Mulyani tergolong lama berada di Kementerian Perekonomian. Hingga pada 2010 dia ditunjuk menjadi salah salah satu dari tiga Direktur Pelaksana Bank Dunia. Namun pengunduran dirinya berdampak negatif pada situasi ekonomi Indonesia seperti stock exchange yang turun hingga 3,8% pada saat itu.

Pengunduran diri SMI juga dinilai akibat desakan sejumlah pihak yang kurang menyukai tindak tanduknya di melakukan reformasi ekonomi. Meski begitu, dia tetap mendapat gelar dari Forbes pada 2014 sebagai wanita paling berpengaruh di dunia pada urutan ke - 38.

Dua tahun kemudian Sri Mulyani akhirnya kembali ke Indonesia. Dia dipanggil Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Keuangan, posisi yang sama pernah didudukinya. Jabatan tersebut diterimanya pada 27 Juli 2016.

Kepemimpinannya langsung mencuri perhatian. Pada tahun yang sama, dia berhasil membuat Pemerintah Pusat memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun anggaran 2016 dari BPK.

Dia juga dinilai sukses menagih pajak dari perusahaan raksasa seperti Google dan Facebook. Dua tahun berselang, dia dinobatkan sebagai Menteri Terbaik di Dunia pada gelaran World Government Summit di Uni Arab Emirates.

Kini, Sri Mulyani kembali dipanggil ke Istana Kepresidenan sebagai calon menteri kabinet baru ini. Namun belum diketahui jabatan apa yang akan diterima olehnya.

Sumber : Bisnis.com