CKG Bantul Diburu 460.000 Warga, Dinkes Gencarkan Jemput Bola
Dinkes Bantul menargetkan 460.000 warga mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis 2026 dengan strategi jemput bola hingga komunitas.
Pasangan calon M Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA--Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau akrab disapa Emil berharap Presiden terpilih Joko Widodo melanjutkan kinerjanya yang sudah baik dan memperbaiki hal-hal yang masih dinilai kurang, demikian disampaikan Emil saat menghadiri Sidang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2019-2024.
“Atas nama pemerintah provinsi, saya ucapkan selamat, dan kami akan bantu di daerah karena gubernur pada dasarnya adalah perwakilan pemerintah pusat di daerah,” kata Emil ditemui di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).
Emil berharap, masyarakat tidak lagi melihat masa lalu dan terjebak pada urusan pemilihan umum, namun lebih melihat ke depan untuk mendukung pemerintahan terpilih.
“Saya mengimbau rakyat Indonesia, ada syariat yang mengatakan taat lah kepada Allah dan Rasul dan pemimpin diantaramu. Kalau pemimpin sudah dilantik, dan terpilih, mau dicoblos atau tidak maka kita dukung,” ujar Emil.
Menurut Emil, beberapa hal yang perlu diperbaiki dan disempurnakan antara lain masalah sosial politik, di mana masih terjadi gejolak.
“Saya yakin Indonesia akan gemilang, sekarang rangking 13 di G20, ekonominya di 2030 rangking 7-8, katanya di 2045 jadi negara adidaya, itu terjadi kalau sosial politik kondusif dan pergantian kepemimpinan lancar. Dan hari ini menyimbolkan itu,” kata Emil.
Untuk Jawa Barat sendiri, Emil memiliki setidaknya dua harapan setelah Jokowi dilantik sebagai presiden, di antaranya adalah agar daerah tingkat II di Jabar dapat dimekarkan, mengingat jumlah penduduknya yang terlalu banyak, yakni 50 juta jiwa.
“Jawa Timur saja penduduk 40 juta, daerahnya 38. Makannya suka ada dinamika Bekasi pengen ini, Bogor pengen itu sebenarnya karena wilayahnya terlalu luas. Harapannya mudah-mudahan pak Jokowi bisa mengakomodasi,” tukas Emil.
Selanjutnya adalah keadilan fiskal, di mana Emil menginginkan agar bantuan fiskal yang diberikan untuk Jabar sama besarnya dengan jumlah penduduk.
“Harusnya fiskal ke kami ini sesuai dengan jumlah penduduk. Kalau penduduknya besar, bantuan fiskalnya juga harusnya besar. Sekarang masih belum lah ya,“ pungkas Emil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dinkes Bantul menargetkan 460.000 warga mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis 2026 dengan strategi jemput bola hingga komunitas.
Qodari tegaskan dialog kunci demokrasi usai aksi mahasiswa UGM, sekaligus bela program MBG sebagai mandat rakyat.
Bareskrim Polri menahan dua tersangka baru kasus tambang emas ilegal dan TPPU. Simak perkembangan lengkapnya.
Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan karena merupakan mandat rakyat kepada Presiden Prabowo.
Insentif guru madrasah non-ASN mulai cair akhir Juni 2026 sebesar Rp1,5 juta. Simak detail lengkapnya di sini.
IHSG menguat ke level 6.321 pada Rabu, investor wait and see keputusan suku bunga BI dan The Fed. Simak analisis lengkapnya.