China Akui 12 Profesi Baru, Era AI Makin Dominan
China siapkan 12 profesi baru di era AI dan ekonomi digital. Industri AI tembus 1,2 triliun yuan, peluang kerja makin luas.
Pelaku penusukan Menko Polhukan Wiranto./Suara.com-Ist
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebanyak dua pelaku penyerangan terhadap Menko Polhukam, Wiranto telah dilakukan penahanan oleh pihak kepolisian. Keduanya yakni, Syahrial Alamsyah alias Abu Rara dan istrinya, Fitria Adriana (FA).
Keduanya diduga jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) kelompok Bekasi. Polisi menyebut bahwa Abu Rara dan istrinya melakukan penyerangan terhadap Wiranto setelah didoktrin oleh JAD Bekasi pimpinan Abu Zee.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengungkap bahwa Abu Zee merupakan sosok yang paling berpengaruh dalam penyerangan disertai penusukan terhadap Wiranto. Abu Rara dan istrinya diduga dipengaruhi oleh Abu Zee untuk melakukan aksi teror. Sebab, Abu Rara dan Fitria Adriana dibaiat atau diangkat sebagai teroris oleh Abu Zee.
"Sosok di balik penyerangan Pok JAD Bekasi pimpinan Abu Zee yang membaiat Abu Rara dan istrinya," kata Dedi, Sabtu (12/10/2019).
Abu Zee telah ditangkap oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 pada 23 September 2019, lalu di kediamannya di daerah Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Saat itu, Abu Zee ditangkap bersama delapan pengikutnya.
Abu Rara dan istrinya tidak ikut ditangkap dalam peristiwa itu. Hanya saja, Abu Zee sempat menikahkan Abu Rara dan istrinya serta tiga pasang lainnya. Darisitu, Abu Rara dan istrinya terpapar paham radikal.
"Abu Zee sudah ditangkap tanggal 23 September yang lalu bersama delapan pelaku teror lainnya. Abu Rara dan pelaku tersebut sudah terpapar paham radikal ekstrim untuk laksanakan amaliah dan jihad dengan menyerang togud [pemerintah]," katanya.
Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto diserang oleh dua terduga pelaku yakni FA dan Abu Rara (RA) usai melakukan kunjungan di daerah Menes, Pandeglang, Banten pada Kamis, 10 Oktober 2019. Wiranto ditusuk dibagian perut sebelah kiri dengan menggunakan senjata tajam.
Tak hanya Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto dan ajudan Wiranto juga terluka akibat penyerangan itu. Saat ini, dua terduga pelaku penyerangan telah diamankan pihak kepolisian.
FA dan Abu Rara diduga terpapar paham radikal ISIS. Keduanya juga disinyalir merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi. Sebelum bergabung di JAD Bekasi, Abu Rara pernah ada di dalam jaringan JAD Kediri.
Berdasarkan penelusuran, kelompok JAD di Indonesia memiliki persamaan visi dan misi ataupun terafiliasi dengan kelompok ISIS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
China siapkan 12 profesi baru di era AI dan ekonomi digital. Industri AI tembus 1,2 triliun yuan, peluang kerja makin luas.
Kemnaker menyelidiki rumor PHK karyawan TikTok dan Tokopedia. Pemerintah pastikan telusuri fakta sebelum ambil langkah resmi.
Kecelakaan tragis di Thailand menewaskan 10 biksu setelah ditabrak mobil yang dikemudikan anak 11 tahun. Ini kronologi lengkapnya.
Perlindungan pekerja film di Jogja masih lemah. Raperda Perfilman DIY diharapkan atur kesejahteraan, BPJS, dan akses bioskop.
Minyakita diduga berbau solar ditarik dari peredaran. Kemendag ancam sanksi tegas, Bulog pastikan penggantian untuk warga.
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran dihadiri ribuan pelayat dan tokoh dunia, berlangsung hingga sepekan.