Prabowo Naik LRT Kelapa Gading-Manggarai Bersama Pelajar, Ini Rute yang Dilewati
Presiden Prabowo Subianto menjajal LRT Kelapa Gading-Manggarai bersama pelajar dan Pramono Anung. Layanan untuk masyarakat mulai 17 September.
Pengendara kendaraan bermotor menembus kabut asap pekat dampak dari kebekaran hutan dan lahan di Pekanbaru, Riau, Jumat (13/9/2019)./Antara
Harianjogja.com, PADANG ARO - Kabut asap mulai mengganggu proses belajar mengajar di Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat. Asap mulai membuat mata perih sehingga sekolah diliburkan.
Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengatakan kabut asap semakin pekat serta mulai membuat mata terasa perih. Kepekatan kabut asap di Solok Selatan mulai meningkat sejak Kamis (19/9) dan pada Minggu (22/9/2019) ini merupakan yang paling parah, kata Bupati di Padang Aro.
Pekatnya kabut asap juga semakin membuat jarak pandang terbatas sehingga bisa mengganggu mobilitas warga.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan meliburkan sekolah tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga SMA selama tiga hari mulai Senin hingga Rabu (23 - 25 September 2019) karena semakin pekatnya kabut asap menyelimuti daerah itu.
"Sekolah diliburkan selama tiga hari dan terus dievaluasi kondisi udaranya, kalau masih tebal kabut asapnya maka liburnya akan diperpanjang," kata Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Zulkarnaini.
Muzni mengatakan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD) Provinsi untuk meliburkan SMA sederajat.
"Kalau Kemenag dan SMA sudah kami koordinasikan itu tergantung mereka mau meliburkan atau tidak," ujar Muzni.
Selain itu pemerintah daerah sudah membagikan masker kepada masyarakat sejak beberapa hari lalu.
"Demi mengurangi risiko terkena penyakit kami sudah melakukan pembagian masker kepada masyarakat," ujar Muzni.
Muzni mengimbau masyarakat selalu menggunakan masker saat beraktivitas karena kualitas udara yang terus memburuk akibat asap.
Wali Nagari Lubuak Ulang Aling Jul Hendri mengataka, pihaknya sudah menyurati Pemerintah Daerah agar siswa diliburkan sementara karena kabut asap sudah mengganggu pelajar.
"Saya mendapat laporan dari sekolah sudah ada siswa yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap sehingga kami menyurati Dinas Pendidikan agar meliburkan sekolah untuk sementara," kata Jul Hendri.
Jul Hendri mengatakan, saat ini kabut asap sudah tebal serta mulai berbau sehingga pihaknya meminta sekolah diliburkan sementara.
Lokasi Lubuak Ulang Aling berbatasan langsung dengan Kabupaten Dharmasraya yang kabut asapnya pekat sehingga kondisinya hampir sama.
"Di Dharmasraya pelajar sudah libur sedangkan kami berbatasan langsung dengan mereka sehingga kami surati Pemerintah Daerah untuk meliburkan sekolah," ujar Jul Hendri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto menjajal LRT Kelapa Gading-Manggarai bersama pelajar dan Pramono Anung. Layanan untuk masyarakat mulai 17 September.
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.
Dewa United menang 3-1 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Johnathan Pereira dan dua gol Denilson.
Nusron Wahid dua kali absen rapat Komisi II DPR. Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan menyebut Nusron memiliki penugasan lain yang terjadwal.
Kaspersky menemukan lebih dari 1.000 email phishing yang menyamar sebagai Zoom dan DocuSign serta menyasar akun perusahaan.
Kebakaran Gunungkidul mencapai 154 kasus hingga September 2026 dengan kerugian Rp2,96 miliar dan dua warga meninggal dunia.