Advertisement
Pemerintah Persilakan China Investasi Transportasi Massal di Ibu Kota Baru
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2018). - Antara/Hafidz Mubarak A
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Pemerintah membuka keran investasi di bidang transportasi untuk Tiongkok di lokasi calon ibu kota baru.
Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi tidak berkeberatan kalau Republik Rakyat China ingin berinvestasi dalam pengembangan transportasi massal di ibu kota baru RI, Kalimantan Timur.
Advertisement
Budi Karya bahkan mempersilakan kalau memang China benar-benar tertarik untuk berinvestasi.
Menurut Budi Karya, China dapat berinvestasi melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha atau KPBU.
BACA JUGA
“Welcome saja kalau mereka ingin ikut dalam proyek KPBU,” kata Budi Karya saat ditemui di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019).
Budi Karya menilai, proyek pengembangan ibu kota baru di Kalimantan Timur memang sebaiknya dilakukan melalui kombinasi pembiayaan dari dalam dan luar negeri. Tidak hanya China, menurutnya negara lain dan pihak dalam negeri juga diperkenankan.
Hal itu dilakukan semata-mata demi menekan dana APBN khusus untuk proyek pengembangan ibu kota baru di Kalimantan Timur, agar tetap rendah.
"Mereka bisa melakukan suatu investasi KPBU atau PPP kan bagus. Sebaiknya memang mesti kombinasi antara luar dan dalam," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyebut China tertarik untuk berinvestasi dalam pengembangan transportasi massal di ibu kota baru Kalimantan Timur.
Luhut mengungkapkan itu seusai menerima Chairman Railway Construction Corporation Limited, Chen Fenjian di Jakarta, Senin (2/9/2019) kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement








