Kongres V PDIP Bisa Jadi Ajang Pertemuan Jokowi, Prabowo, dan Megawati

Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) saat tiba di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 lalu ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT dan diakhiri dengan makan siang bersama. - ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
01 Agustus 2019 16:07 WIB Lalu Rahadian News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kongres Nasional V PDI Perjuangan pada 8-10 Agustus 2019 bisa menjadi ajang kembali bertemunya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Prediksi itu muncul setelah PDIP memastikan akan mengundang Jokowi ke Kongres V PDIP. Selain Jokowi, PDIP juga mengundang Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wapres terpilih hasil Pilpres 2019 Ma'ruf Amin, dan perwakilan Kabinet Gotong Royong.

"Kemudian [turut diundang] tokoh nasional, tokoh agama, dan mereka yang selama ini telah berjuang untuk partai, pengamat politik, budayawan," ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di kantornya, Kamis (1/8/2019).

Ditanya soal rencana kehadiran Prabowo, Hasto mengatakan bahwa capres di Pilpres 2019 itu sudah menyatakan keinginannya datang ke Kongres V PDIP saat berkunjung ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri beberapa pekan lalu.

"Pak Prabowo, pas ketemu Ibu Megawati sudah menyatakan bahwa beliau akan hadir. Para ketua umum parpol Koalisi Indonesia Kerja juga kami undang," kata Hasto.

Pada kesempatan yang sama, Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga memperkirakan ada lebih dari 30.000 kader partai akan hadir di kongres nanti. Kader dari unsur pengurus partai tingkat pusat hingga daerah mencapai 2.047 orang.

Eriko juga menyebut ada peserta Kongres V yang datang dari luar negeri.

"Kami punya perwakilan luar negeri. Ada beberapa dari Amerika Serikat, Malaysia, Saudi Arabia, Brunei Darussalam, Jerman, Hongkong, Belanda, Australia, dan Belgia. Mereka akan hadir da meminta segera konfirmasi karena harus segera menyiapkan tiket untuk datang. Itu atas biaya sendiri," kata Eriko.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia