Advertisement
Kejar WNI DPO Teroris, Polri Gandeng Polisi Afganistan, Filipina & Malaysia
Senin, 29 Juli 2019 - 20:57 WIB
Sunartono
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Polri tengah bekerja sama dengan Polisi Afganistan, Malaysia dan Filipina untuk memburu DPO kasus terorisme atas nama Saefullah alias Daniel alias Chaniago, Andi Baso dan Abu Saidah.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa kerja sama itu dilakukan karena para DPO teroris asal Indonesia tersebut diketahui berada di ketiga negara itu.
Menurut Dedi, Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter) Polri juga sudah menggandeng Interpol agar penangkapan WNI yang berstatus sebagai DPO terorisme itu semakin mudah ditangkap.
"Saat ini, Densus lagi intens berkomunikasi dengan tim antiteror dari negara Filipina, Afganistan dan Malaysia. Selain itu, Div Hubinter Polri juga telah koordinasi dengan Interpol untuk penangkapan mereka," tuturnya, Senin (29/7/2019).
Seperti diketahui keberadaan sejumlah WNI pelaku terorisme yang berada di Afghanistan, diketahui setelah diamankannya tersangka tindak pidana terorisme Novendri di Sumatera Barat yang diduga berperan sebagai penyalur dana kelompok teroris Jamaah Ansharut Daullah (JAD) Indonesia.
Dari penangkapan Novendri tersebut, Tim Densus 88 Antiteror mengetahui adanya penampung uang dari 12 penyandang dana asal luar ngeri untuk JAD bernama Saefullah yang kini ada di Afghanistan.
Selain itu, Densus 88 Antiteror juga menemukan informasi DPO Andi Baso berada di Filipina. Ia merupakan pelaku tindak pidana terorisme yang memberangkatkan pasangan pengantin bom gereja di Filipina pada Januari 2019 lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB
Advertisement
Berita Populer
- UGM Jelaskan Tanah Bergerak di Tegal Bertipe Rayapan, Berbahaya
- Menata Rumah, Menumbuhkan Kebaikan di Bulan Ramadan #mulaidariINFORMA
- Pemkab Bantul Perluas Bangunan Tahan Gempa Lewat PBG dan SLF
- Harga Pangan Nasional: Cabai Rawit Merah Tembus Rp76.150 per Kg
- Disnaker Kulonprogo Tambah Lokasi Padat Karya Jadi 39 Titik pada 2026
- Ke Pantai Selatan Jogja Kini Bisa Naik Bus KSPN, Simak Jadwalnya
- BPS DIY: Pengangguran Turun, Pekerja Formal Meningkat
Advertisement
Advertisement








