Buntut Penggerebekan Pesantren, Kapolres Sukoharjo Dicopot dan 3 Anggota Dinonaktifkan
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ilustrasi penembakan./JIBI
Harianjogja.com, JAYAPURA--Seorang warga Arso, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, menyerahkan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta empat butir amunisi kaliber 9 mm kepada anggota Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 725/WRG.
Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas dari Yonif 725/WRG Letkol Inf Hendry Ginting ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Selasa (23/7/2019) malam, mengatakan penyerahan senjata api yang dilakukan oleh seorang warga tersebut didasari atas pendekatan yang dilakukan secara persuasif oleh anggotanya.
"Selama melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG, kami berusaha untuk terus berbaur dan mengajak hidup damai dan tentram dengan kalangan masyarakat, serta memberikan pandangan tentang bahaya menyimpan senjata api," katanya.
"Alhasil dengan sendirinya masyarakat menerima dan menyerahkan Senpi rakitan yang disimpannya selama bertahun-tahun secara sukarela," kata Hendry.
Menurut dia, warga Arso yang namanya enggan disebutkan itu menyerahkan senjata api rakitan bersama empat amunisi itu kepada anggota Pos Kout yang dipimpin oleh Wadan Satgas Mayor Inf Basuki Rahmat.
"Berdasarkan pengakuan, senjata rakitan tersebut pernah digunakan oleh salah satu keluarganya yang telah meninggal dunia pada saat konflik sosial pada tahun 2013 dengan maksud untuk melindungi diri," katanya.
Namun, lanjut Hendry, karena keresahannya akan keberadaan senjata api tersebut dan kepercayaannya kepada personel Satgas Yonif 725/WRG, senjata api itu diserahkan.
"Yang bersangkutan kemudian secara sukarela menyerahkan senjatanya kepada kami untuk diamankan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
PSIM Jogja menyiapkan enam pemain EPA U-20 dan U-18 untuk League Cup 2026/2027 sekaligus memberi kesempatan kepada pemain minim menit bermain.
Sedayu General Hospital Bantul mengembangkan terapi oksigen hiperbarik untuk membantu pemulihan pasien sekaligus mendukung kebugaran dan wellness tourism di DIY
Pdt Jimmy Marcos menegaskan gereja harus menyuarakan ketidakadilan, mulai dari dampak MBG, karhutla, hingga proyek di Papua.
DPRD Sleman mendorong generasi muda menghidupkan olahraga tradisional untuk melestarikan budaya, membangun karakter, dan memperkuat kebersamaan.
Serapan anggaran belanja Bantul per 30 Oktober 2026 mencapai 69,64%. DPUPKP menjadi OPD dengan realisasi terendah, yakni 48,14%.