JKN Tembus 36,4 Juta Peserta, Pekerja Informal Jadi Fokus 2026
Peserta JKN capai 36,4 juta jiwa. Pemerintah fokus perluas perlindungan pekerja informal termasuk ojol melalui aturan baru.
Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pelaku bisnis dan industri fokus meningkatkan ekonomi dan mengurangi pembahasan seminar Industri 4.0 di Hotel Arya Duta Jakarta, Kamis (11/7/2019)./Bisnis-Anggara Pernando
Harianjogja.com, JAKARTA — Dunia usaha dan kalangan industri diminta lebih banyak bekerja dari pada membahas konsep Industri 4.0
Wakil Presiden Jusuf Kalla menuturkan dirinya mengharapkan masalah utama bangsa yakni defisit neraca perdagangan diatasi dengan bekerja meningkatkan produksi.
Saat yang sama, pasar domestik yang bisa dikuasai produk dalam negeri justru kebanjiran produk impor dari China. “Begitu banyak seminar, pertemuan, diskusi dan banyak tulisan tentang ini [industri 4.0], tapi tetap saja kita impor barang dari China,” kata Jusuf Kalla pada Diskusi PWI terkait Making Indonesia 4.0 VS Super Smart Society 5.0 di Hotel Arya Duta Jakarta, Kamis (11/7/2019).
Menurutnya, di Indonesia berkembang sikap banyak bicara dan sedikit bekerja. Sikap ini harus segera diakhiri agar defisit neraca perdagangan segera berakhir.
Jusuf Kalla juga mengingatkan, industri tidak bisa sepenuhnya beralih ke otomatisasi. Robot dan mesin tidak membutuhkan konsumsi yang menjadi penggerak permintaan barang dan jasa.
“Pada konferensi di Jepang dua tahun yang lalu, saya diminta bicara [industri 4.0], bicara juga tentang ini. otomatisasi. Saya bilang kalau Anda semua robot, siapa yang memiliki pendapatan? siapa yang bekerja, kalau tidak ada orang yang bekerja maka tidak ada penghasilan. Kalau tidak ada pengahasilan siapa yang beli barang, kalau tidak ada yang beli barang ekonomi hancur,” katanya.
Jusuf Kalla menambahkan tidak semua negara berlaku penerapan industri 4.0 secara massif. Negara dengan penduduk yang didominasi usia lanjut seperti Jepang lebih tepat menerapkan pola otomatisasi ini secara luas. Sedangkan negara seperti Indonesia hanya industri tertentu yang membutuhkan penerapan industri 4.0 secara menyeluruh.
“Pokoknya efisiensi dan pemakaian teknologi seusai dengan zamannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
China menolak ikut kampanye sanksi AS terhadap Iran. Beijing memilih mempertahankan hubungan dengan Teheran karena kepentingan energi dan strategis.
Perda Kota Layak Anak Jogja segera disahkan. DPRD mendorong perlindungan anak lintas sektor, data terintegrasi, dan fasilitas ramah anak.
Pidato Prabowo di Senayan menyoroti capaian ekonomi, investasi, MBG, kemiskinan, hingga pemerataan pembangunan setelah 21 bulan pemerintahan.
Sebanyak 17 pengurus PSI Gunungkidul pindah ke NasDem. Mereka mengaku kecewa setelah tak lagi masuk dalam kepengurusan baru PSI.