Advertisement
Nasdem Minta Jatah 11 Kursi Menteri, Begini Respons Petinggi PDIP
Ilustrasi Partai Nasdem - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Keinginan Partai Nasdem minta jatah kursi menteri ditanggapi partai koalisi PDIP.
Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno angkat bicara ihwal Partai Nasdem yang meminta jatah 11 kursi menteri di kabinet Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).
Advertisement
PDI Perjuangan sebagai partai dengan perolehan suara terbesar di parlemen, kata Hendrawan, menghormati konstitusi di mana pemilihan menteri merupakan hak prerogatif Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Terkait dengan permintaan Nasdem mengenai jatah menteri, Hendrawan menilai seharusnya hal itu tidak diungkapkan.
BACA JUGA
"Sebagai partai terbesar kami juga harus memberikan tuntunan, memberikan teladan ya tidak klaim-klaim seperti itu," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).
Sebelumnya, politikus Partai Nasdem Teuku Taufiqulhadi mengatakan jatah menteri untuk partainya pada kabinet Jokowi - Ma'ruf Amin harus lebih banyak, berdasarkan dengan perolehan suara pada Pemilu 2019.
Menurutnya, Nasdem juga berhak memiliki jatah kursi lebih banyak dibanding Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menyusul pernyataan Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang berharap dapat jatah 10 kursi menteri.
"Suara Nasdem kan lebih besar daripada PKB di DPR, berdasarkan kursi, maka sepantasnya nasdem mengusulkan 11," kata Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2019).
Namun Taufiqulhadi mengaku jika pembahasan mengenai jatah menteri belum dibicarakan. Ia juga menilai, mengumbar jatah kursi menteri ke hadapan publik bukan suatu hal yang elok, sebagaimana yang dikatakan Cak Imin beberapa waktu lalu.
"Jadi enggak perlu diungkap-ungkapkan. Tapi pada dasarnya kalau bicara kursi atau perolehan suara, kursi Nasdem lebih tinggi daripada kursi PKB di DPR," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
1.545 Marbot di Sleman Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Persita Tangerang Waspadai PSBS Biak di BRI Super League
- Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pilar Masa Depan Bangsa
- Kasus Penganiayaan Anak di Ponjong Berakhir Damai
- Polisi Selidiki Stiker QR Judi Online di Jaksel
- Manuel Neuer Cedera, Bayern Muenchen Krisis Kiper
- Proyek Kreatif Siswa Tampil di Community Service Exhibition GDA
- Swasembada Energi Digenjot, Bahlil Siapkan 110 Blok Migas
Advertisement
Advertisement








