Advertisement
Proyek Kreatif Siswa Tampil di Community Service Exhibition GDA
Proyek kreatif siswa dipamerkan di Community Service Exhibition GDA, memperlihatkan inovasi, aksi sosial, dan pembelajaran karakter. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan karya inovatif dan proyek sosial siswa memeriahkan Community Service Exhibition, pameran yang menjadi wadah ekspresi bagi generasi muda untuk menampilkan ide dan aksi nyata mereka. Kegiatan ini dirancang sebagai arena di mana peserta didik dapat memamerkan proses belajar, refleksi pribadi, dan dampak sosial yang mereka ciptakan.
Acara dibuka melalui seremoni sederhana yang dipimpin Wakil Kepala SMA GDA, Rais, menandai dimulainya rangkaian presentasi proyek yang mengusung berbagai tema mulai dari lingkungan, sosial, hingga inovasi berbasis komunitas. Setiap stan menampilkan dokumentasi kegiatan, cerita di balik proyek, serta interaksi langsung dengan pengunjung, memberikan pengalaman yang lebih mendalam.
Advertisement
“Pameran ini tidak sekadar menampilkan hasil, tapi juga memberi ruang bagi siswa untuk menceritakan perjalanan mereka, belajar bekerja sama, dan memahami pentingnya kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Ade Dewi, guru penanggung jawab kegiatan, Sabtu (15/2/2026).
Pengunjung tidak hanya melihat produk akhir, melainkan juga diajak memahami dinamika tim, tantangan yang dihadapi, dan refleksi pribadi siswa selama pengerjaan proyek. Banyak karya menekankan nilai empati, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial, sehingga setiap proyek menjadi simbol pembelajaran karakter yang nyata.
BACA JUGA
Selain itu, Community Service Exhibition memperkuat keterlibatan orang tua, mitra komunitas, dan lembaga eksternal dalam proses pendidikan. Kehadiran mereka memberikan apresiasi sekaligus mendorong siswa untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat.
Melalui pameran ini, terlihat bahwa pendidikan ideal tidak hanya menekankan akademik, tetapi juga membangun karakter, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menyiapkan generasi muda sebagai agen perubahan. “Kami berharap siswa tidak hanya cerdas, tetapi juga berani bergerak untuk memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tambah Ade Dewi.
Community Service Exhibition menjadi bukti bahwa pembelajaran holistik menuntut keterlibatan aktif, kolaborasi, dan kepedulian, sekaligus menginspirasi seluruh komunitas untuk terus mendukung kreativitas dan aksi sosial siswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
- BMKG Turunkan Tim ke Maluku Utara dan Sulut Usai Gempa M 7,6
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 2 April 2026
- BMKG: Gempa M7,6 Ternate Akibat Sesar Naik, Warga Diminta Jauhi Pantai
- Event Jogja 2 April 2026, dari Tulus hingga Kirab Budaya
- LHKPN Presiden Masih Diproses, Harta Wapres Sudah Terbuka
- Jadwal Misa Trihari Suci dan Paskah 2026 Paroki se-DIY
- Ucapan Kamis Putih 2026, Penuh Makna Kasih dan Kerendahan Hati
- Listrik Padam Hari Ini: Sleman dan Kota Jogja Kena Giliran
Advertisement
Advertisement








