Advertisement
Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pilar Masa Depan Bangsa
Foto ilustrasi kotak makan bergizi gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk arah pembangunan dan masa depan bangsa Indonesia. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menegaskan, MBG bukan sekadar program sosial, melainkan fondasi penting bagi kualitas generasi mendatang.
Menurut Sony, dalam berbagai agenda kenegaraan, Presiden Prabowo Subianto kerap menempatkan isu makan bergizi sebagai prioritas utama. Penekanan tersebut, kata dia, bukan semata bentuk kebanggaan terhadap program unggulan pemerintah, melainkan karena besarnya dampak yang akan ditimbulkan bagi keberlanjutan pembangunan nasional.
Advertisement
"Dari program unggulan, ini (MBG) yang paling atas, karena setiap ada acara dan setiap kegiatan, Presiden Prabowo Subianto senantiasa menyampaikan perihal makan bergizi," ujar dia dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Ia menjelaskan, setiap kali Presiden berbicara mengenai MBG dalam berbagai kesempatan resmi, terdapat pesan kuat tentang pentingnya investasi sumber daya manusia. Program tersebut dinilai memiliki nilai strategis yang melampaui sekadar pemberian makanan kepada masyarakat.
BACA JUGA
Karena itu, Sony mengajak seluruh pelaksana untuk menjalankan program dengan penuh rasa bangga dan tanggung jawab. Ia menekankan bahwa setiap individu yang terlibat berada pada posisi krusial yang berpengaruh terhadap arah pembangunan Indonesia.
"Oleh karena itu, kita duduk di sini harus penuh dengan kebanggaan. Saya berdiri di sini sangat bangga karena saya berada pada titik kegiatan yang bisa berpengaruh dan mempunyai spektrum yang sangat luas dalam menentukan bangsa Indonesia ke depan. Kita harus bangga," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konsolidasi bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Provinsi Lampung, Sabtu (14/2). Dalam forum itu, Sony mengajak seluruh pihak memperkuat komitmen agar pelaksanaan MBG berjalan optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Transmigrasi Provinsi Lampung, Saeful, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam implementasi program MBG di wilayahnya.
"Apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang ada di Provinsi Lampung, mulai dari BGN, pemerintah daerah, mitra, yayasan, dan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang turun langsung untuk menyukseskan program MBG di Lampung," ujarnya.
Hingga Selasa (10/2), di Provinsi Lampung telah terbentuk sekitar 1.007 SPPG dengan cakupan sekitar 2,7 juta penerima manfaat. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan bahan pangan di Lampung tergolong aman, harga relatif stabil, serta distribusi makanan pada umumnya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di daerah tersebut terus diperkuat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
Advertisement
Advertisement







