Hari Tanpa Hujan Ekstrem Akan Terjadi di Jatim, Bali, dan NTT

Petani melintasi sawah yang kering akibat musim kemarau di desa Tanjung Pasir, Kampung Suka Mulya, Kabupaten Tangerang, Banten. - JIBI/Bisnis.com
23 Juni 2019 19:52 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) memprediksi kemungkinan terjadinya hari tanpa hujan secara ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

Pusat Analisis Situasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pastigana BNPB) memperkirakan akan terjadi hari tanpa hujan kategori ekstrem atau lebih dari 60 hari di wilayah-wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.

"Wilayah yang diperkirakan akan mengalami hari tanpa hujan lebih dari 60 hari, antara lain Kemulan, Jawa Timur; Sambirenteng, Bali; serta Wairang, Fatukety, Sulamu, dan Oepoi di Nusa Tenggara Timur," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat BNPB Rita Rosita melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (23/6/2019).

Selain hari tanpa hujan kategori ekstrem, Pastigana BNPB juga memperkirakan akan terjadi hari tanpa hujan kategori sangat panjang atau 30 hari hingga 60 hari di beberapa provinsi di Indonesia.

Hari tanpa hujan kategori sangat panjang diperkirakan terjadi di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

"Menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi kekeringan," tutur Rita.

Rita mengimbau pemerintah daerah untuk mempersiapkan warganya dengan penyiapan sumber daya, pemantauan ketersediaan air bersih, serta pemenuhan standar minimum air untuk kebutuhan warga dan hewan ternak.

Pastigana BNPB memperkirakan awal musim kemarau 2019 umumnya akan terjadi pada Mei, Juni, dan Juli dengan persentase sekitar 83 persen. Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2019 dengan persentase 53 persen. 

Sumber : Antara