Advertisement
Indonesia Minta Thailand Kaji Tarif Kuota Impor
Kapal kargo melakukan bongkar muat di terminal petikemas Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/4/2018). - Bisnis Indonesia
Advertisement
Harianjogja.com, BANGKOK--Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta Thailand untuk mengkaji kembali tarif kuota impor terhadap produk minuman Indonesia. Pernyataan itu disampaikan usai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Thailand Sontirat Sontijirawong di sela-sela KTT ASEAN ke-34 di Bangkok, Thailand, Sabtu (22/6/2019).
"Saya sampaikan bahwa dengan mengenakan tarif kuota impor terhadap produk minuman jadi kita tentu menyulitkan menteri perdagangan untuk mengurangi hambatan ekspor buah Thailand ke Indonesia," ujar dia.
Advertisement
Thailand, lanjut dia, mengalami kesulitan untuk ekspor buah-buahan ke Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Thailand menyepakati untuk membuat tim kecil dalam upaya mengurangi hambatan ekspor maupun impor di antara kedua negara.
"Kita akan daftar lagi komoditas ekspor dan impor. Kita juga harus melihat perdagangan kita. Neraca perdagangan Indonesia dan Thailand harus sama-sama seimbang, itu kita setuju," ujar Menteri Enggartiasto.
BACA JUGA
Di dalam konteks kebersamaan ASEAN, lanjut dia, seharusnya tarif kuota impor itu tidak terjadi. Tetapi pada kenyataannya masih dilakukan. "Kalau kita melakukan retaliasi atau tindakan balasan itu tidak baik dan kita menolak hal tersebut," ujar Menteri Enggartiasto.
Ia mengatakan Indonesia dan Thailand memiliki hubungan yang baik di berbagai hal. Hubungan yang baik itu harus dapat dipertahankan.
"Kita harus mencapai solusi yang akan menguntungkan perdagangan Indonesia dan Thailand," kata Menteri Enggartiasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BGN Pecat Kepala SPPG Tanjung Kesuma Terkait Dugaan Pencabulan Anak
- YouTuber Resbob dan Bigmo Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha
- ABK Penyelundup 2 Ton Sabu di Batam Divonis 5 Tahun Penjara
- Update Mudik Lebaran 2026: Masih Ada 2,37 Juta Tiket Kereta Api KAI
- Penetapan Hakim Adies Kadir Dipersoalkan, Begini Amar Putusan MKMK
Advertisement
Kurda Jadi Senjata untuk Penguatan Modal UMKM di Gunungkidul
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 6 Maret 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya
- Bus KSPN Sinar Jaya Jogja-Parangtritis dan Baron: Rute, Jadwal, Tarif
- Dana Desa Sleman Turun Signifikan, Pencairan Tahap Pertama Maret 2026
- Pemkab Bantul Dorong SPPG Ambil Bahan Baku dari UMKM Lokal
- Aisyiyah DIY Targetkan Seluruh Guru TK ABA Ikut BPJS Ketenagakerjaan
- Jalan Penghubung Sleman-Magelang Rusak, DPRD DIY Minta Diperbaiki
- Konflik AS-Israel vs Iran Berpotensi Tekan Pariwisata DIY
Advertisement
Advertisement








