Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing untuk Atasi Karhutla
Kemenhub memproses 35 izin khusus pesawat registrasi asing untuk mendukung pemadaman karhutla dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.
Sejumlah wisatawan tengah berekreasi di Pantai Trisik, Kecamatan Galur, Rabu (12/6/2019). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, CILACAP-- Kepala Kelompok Teknisi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo menyebutkan gelombang tinggi masih berpotensi terjadi di perairan selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Berdasarkan pengamatan, saat ini terdapat pola sirkulasi angin di Laut Natuna dan pusat tekanan rendah 1.006 milibar di Samudra Pasifik utara Papua," katanya di Cilacap, Jateng, Kamis (20/6/2019).
Ia mengatakan pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4-20 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 4-25 knot.
Menurut dia, angin kencang yang cenderung searah di wilayah selatan ekuator itu berpotensi memicu terjadinya gelombang tinggi di perairan selatan Jateng-DIY maupun Samudra Hindia selatan Jateng-DIY.
"Oleh karena itu, kami telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Jateng-DIY dan Samudra Hindia selatan Jateng-DIY yang berlaku hingga tanggal 22 Juni 2019," katanya.
Ia mengatakan tinggi gelombang di perairan selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Yogyakarta maupun Samudra Hindia selatan Jateng-DIY berpotensi mencapai 2,5-4 meter.
Terkait dengan gelombang tinggi tersebut, Teguh mengimbau wisatawan yang berkunjung ke pantai untuk berhati-hati dan tidak berenang atau mandi, terutama di wilayah pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, lanjut dia, semua pihak yang melakukan aktivitas di laut diimbau untuk memperhatikan risiko angin kencang dan gelombang tinggi terhadap keselamatan pelayaran, yakni nelayan tradisional yang menggunakan perahu berukuran kecil agar mewaspadai angin dengan kecepatan di atas 15 knot dan tinggi gelombang lebih dari 1,25 meter.
"Jika memungkinkan, nelayan diimbau untuk tidak melaut terlebih dahulu karena tinggi gelombang lebih dari 1,25 meter sangat berbahaya bagi kapal berukuran kecil. Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhub memproses 35 izin khusus pesawat registrasi asing untuk mendukung pemadaman karhutla dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.
TNI AU melakukan water bombing untuk memadamkan karhutla di Palembang. Kabut asap juga membuat dua penerbangan Jakarta-Jambi dialihkan.
Dua penyu ditemukan mati di Pantai Sepanjang dan Nglolang Gunungkidul dalam dua hari. Bangkai langsung dievakuasi dan dikubur.
PSS Sleman resmi melepas Muhammad Kanu Helmiawan ke Persiku Kudus dengan status transfer permanen jelang Super League 2026/2027.
BNPB mengintensifkan OMC untuk memicu hujan guna membantu pemadaman karhutla Kalimantan dan menyiagakan 30 helikopter.
Pemerintah membagi penanganan karhutla per wilayah dan memprioritaskan enam provinsi, dengan pengerahan 12.880 personel.