Reza Rahadian Ungkap 3 Adegan Favorit di Film Laut Bercerita
Reza Rahadian mengungkap tiga adegan favorit di film Laut Bercerita, mulai dari penjara hingga tantangan syuting di kedalaman laut.
Mayor Jenderal TNI Purn Kivlan Zen (tengah) didampingi kuasa hukum saat tiba memenuhi panggilan Bareskrim Mabes Polri, di Jakarta, Rabu (29/5/2019). /ANTARA FOTO-Wibowo Armando
Harianjogja.com, JAKARTA-- Penyidik memeriksa Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen, Jumat (14/5/2019) terkait kasus rencana pembunuhan terhadap empat tokoh nasional dan bos lembaga survei.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisiaris Besar Polisi Argo Yuwono menerangkan, alasan pemeriksaan terhadap Kilvan dilakukan guna menyelidiki aliran dana 15 ribu dolar Singapura dari politikus PPP, Habil Marati yang diduga menjadi penyandang dana dalam rencana aksi pembunuhan terhadap Menkopolhukam Wiranto dan empat tokoh lainnya.
"Tadi malam itu Pak Kivlan dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan itu sebagai saksi terhadap tersangka (HM) Habil Mirati. Ya, tentunya kan kami mengadakan (pemeriksaan) pada dasarnya berkaitan dengan kepemilikan uang 15 ribu dolar Singapura itu," tutur Argo di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (15/6/2019).
Meski demikian, status Kivlan masih sebagai saksi dalam kasus tersebut. Polisi, kata Argo, juga masih menelisiki penggunaaan uang tersebut yang diduga untuk merancang aksi pembunuhan saat terjadinya kerusuhan di Jakarta pada 22 Mei lalu.
"Kami (masih telisik) berkaitan dengan uang pemberian dari tersangka HM," sambungnya.
Sebelumnya, Kivlan Zen telah merampungkan pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus yang menyeret Habil Mirati pada Jumat malam. Sesuai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kivlan tampak berlari-berlari menghindari sorotan wartawan yeng menungggunya di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Dari pantauan, Kivlan keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 22.28 WIB. Ia terlihat berlari menghindari awak media yang sejak siang menanti untuk mewawancaraiya di lokasi.
Diketahui, polisi telah menangkap dan menetapkan Habil Marati terkait kasus dugaan ancaman pembunuhan terhadap empat tokoh nasional dan satu bos lembaga survei.
Sebelumnya, Wadir Krimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ade Ary menyebut, Habil berperan sebagai pemberi dana sebesar Rp 150 juta kepada Kivlan Zen untuk keperluan pembelian senjata api.
"Tersangka HM ini berperan memberikan uang. Jadi uang yang diterima tersangka KZ (Kivlan Zen) berasal dari HM. Maksud tujuan untuk pembelian senjata api. Juga memberikan uang Rp 60 juta rupiah langsung kepada tersangka berinisial HK, untuk biaya operasional dan juga pembelian senjata api," kata Ade Ary di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).
Sejak kasus ini terungkap, nama Kilvan juga disebut-sebut memberikan perintah langsung para tersangka kasus penyeludupan senjata untuk membunuh empat tokoh nasional dan satu pimpinan lembaga survei.
Enam tersangka yang telah ditahan juga sudah memberikan testimoni terkait dugaan adanya keterlibatan Kivlan Zen merancang pembunuhan terhadap empat tokoh nasional yang di antaranya Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menkopolhukam Wiranto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, dan dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Reza Rahadian mengungkap tiga adegan favorit di film Laut Bercerita, mulai dari penjara hingga tantangan syuting di kedalaman laut.
ESDM merevisi Perpres Nomor 26 Tahun 2026 untuk memperkuat pengadaan minyak mentah, termasuk keterlibatan BLU dan skema impor dari Rusia.
Dean James membantu Go Ahead Eagles menang 3-2 atas Telstar pada pekan ke-10 Liga Belanda setelah tampil sebagai bek kiri selama 63 menit.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu, 24 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Suhu Kota Jogja diprakirakan mencapai 33 derajat Celsius.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 24 Oktober 2026. Ada enam keberangkatan tiap arah dengan tarif Rp12.000.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 24 Oktober 2026. Tarif mulai Rp12.000.