Modus Ngaku Banpol, Motor Remaja di Sragen Digasak Pelaku
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Gedung KPK - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus dugaan suap dan gratifikasi impor barang KW di lingkungan Bea Cukai dengan memeriksa pegawai Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) berinisial SLS. Hal ini ditegaskan KPK sebagai bagian dari penguatan penyidikan untuk mengungkap praktik kepabeanan yang diduga bermasalah dalam perkara tersebut.
Pemeriksaan terhadap SLS dilakukan penyidik pada Rabu (18/2/2026) untuk menggali informasi terkait aktivitas kepabeanan yang berkaitan dengan perkara impor barang KW. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan materi pemeriksaan berfokus pada peran dan aktivitas saksi dalam proses kepabeanan.
“Saksi SLS didalami terkait kegiatan kepabeanan,” ujar Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Pada hari yang sama, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi lain, yakni pegawai Bea Cukai berinisial BBP. Namun, saksi tersebut tidak dapat hadir karena alasan kesehatan.
“KPK mengimbau agar setiap saksi yang dipanggil dan dijadwalkan dilakukan permintaan keterangan agar kooperatif dan memberikan penjelasan yang dibutuhkan penyidik untuk membuat terang perkara ini,” katanya.
Kasus dugaan suap dan gratifikasi impor barang KW di Bea Cukai ini sebelumnya bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Selasa (4/2/2026) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan. Dalam operasi tersebut, salah satu pihak yang diamankan adalah Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat, Rizal.
Sehari setelah OTT, yakni Rabu (5/2/2026), KPK menetapkan enam orang dari total 17 pihak yang diamankan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW.
Para tersangka tersebut meliputi Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024–Januari 2026, Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono (SIS), Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan (ORL), pemilik Blueray Cargo John Field (JF), Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri (AND), serta Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK).
Pengusutan kasus impor barang KW di Bea Cukai tersebut masih terus berjalan, termasuk pendalaman peran para saksi dan alur kepabeanan yang diduga menjadi pintu masuk praktik suap dan gratifikasi, seiring upaya KPK mengungkap konstruksi perkara secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.