Isu Retak Prabowo-Jokowi Menguat, Pengamat Buka Fakta
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko saat menerima kunjungan tim Bisnis Indonesia, di Kantor Staf Presiden Jakarta, Jumat (6/4/2018)./Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JAKARTA- Siapa dalang kerusuhan Jakarta akhir Mei lalu hingga kini belum diungkap ke publik.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut dalang di balik kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta akan segera terbongkar. Pihak kepolisian hingga saat ini masih menyelidiki sejumlah pihak yang diduga dalang kerusuhan aksi 22 Mei.
"Itu nanti akan ketahuan siapa yang sesungguhnya. Ini masih proses, hanya memakan waktu," ujar Moeldoko di gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/6/2019).
Pernyataan Moeldoko sekaligus untuk menanggapi dugaan keterlibatan mantan jenderal TNI/Polri saat kerusuhan 21-22 Mei di depan gedung Bawaslu RI, Jakarta.
Diketahui, nama mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar.
Selain itu, Kivlan Zen juga telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api yang dimiliki enam tersangka pembunuh bayaran yang diduga berencana akan membunuh empat tokoh dan satu pimpinan lembaga survei.
Kemudian eks Danjen Kopassus Mayjen Jenderal (Purn) Soenarko juga sudah ditetapkan menjadi tersangka. Soenarko diduga terlibat penyelundupan senjata api laras panjang untuk aksi 22 Mei.
Selain itu, Mantan Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Mohammad Sofjan Jacoeb juga telah ditetapkan sebagai tersangka kasus makar.
Menurut Moeldoko, purnawirawan yang ditangkap karena diduga melakukan penyeludupan senjata. Namun mantan Panglima TNI itu memastikan dalang sesungguhnya akan segera terungkap.
"Yang kemarin yang dikenali lebih dalam, adalah bagaimana asal usul senjata. Selanjutnya nanti akan maju lagi siapa sih sesungguhnya yang berada di balik ini semuanya," kata dia.
Moeldoko menegaskan, Polri sejauh ini baru mengungkap pelaku kepemilikan senjata dan penyelundupan senjata, belum mengungkap siapa dalang kerusuhan aksi 21-22 Mei 2019.
"Jadi kemarin belum sampai ke dalang kerusuhannya. Kemarin lebih mengungkap asal usul senjata dan mau dipakai apa senjata itu," ucap Moeldoko.
Saat ditanya apakah ada purnawirawan lain yang terlibat kasus kerusuhan 21-22 Mei, Moeldoko mengatakan hal tersebut bisa saja terjadi.
Namun dirinya meminta semua pihak menunggu hasil investigasi aparat kepolisian.
"Ya bisa ada, bisa bagaimana nanti hasil investigasi berikutnya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Tebing Breksi mencatat 24.338 kunjungan selama Juni 2026. Libur sekolah, promo wisata, dan Prambanan Jazz diprediksi mendongkrak wisata Sleman.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Kamis 2 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Juli 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta nomor layanan WhatsApp.
KPK membuka peluang memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk mendalami kasus dugaan gratifikasi pelepasan kawasan HPT di Kuansing.
Belgia bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Senegal 3-2 lewat perpanjangan waktu dan lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026.