Advertisement
Golkar Berharap Dapat Jatah 5 Menteri di Kabinet Kerja II
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (keempat kiri) bergandengan tangan bersama Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (kanan), Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie (kiri), Ketua Harian Nurdin Halid (kiri), Ketua Dewan Pakar Agung Laksono (ketiga kanan), Wakil Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tanjung (keempat kanan) dan Ketua bidang Kaderisasi Ibnu Muzir (kedua kanan) saat pembukaan Rapimnas Partai Golkar di Jakarta, Senin (18/12/2018). - Antara/Hafidz Mubarak A
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Golkar mengusulkan empat hingga lima nama untuk mengisi jabatan menteri dalam Kabinet Kerja II. Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan usulan itu dihasilkan melalui rapat pleno yang diikuti anggota Dewan Pakar Partai Golkar.
Kendati demikian, Agung belum mau menyebutkan nama-nama yang akan diusulkan jadi menteri tersebut. Menurutnya, jumlahnya akan meningkat dari dua menteri yang ada saat ini.
Advertisement
"Golkar derharap dapat jatah menteri kalau Jokowi kembali jadi presiden," ujar Agung kepada wartawan, Senin (27/5/2019).
Agung menilai wajar usulan itu disampaikan karena Golkar meraih kursi terbanyak kedua setelah PDI Perjuangan dalam Pemilu 2019. Golkar berhasil meraih 85 kursi di bawah PDIP yang mendapatkan 128 kursi di Senayan.
BACA JUGA
Meski demikian, menurut Agung, Dewan Pakar tidak secara spesifik mengusulkan nama-nama kader yang cocok dicalonkan sebagai menteri. "Selain itu, yang berhak menentukan nama dan mengusulkan langsung kepada Jokowi adalah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar," katanya.
Agung menambahkan, banyak kader Golkar yang cocok mengisi pos kementerian di bidang ekonomi dan sosial. Menurutnya, Golkar memiliki nama-nama yang tepat yang bisa cepat melangkah selain melakukan inovasi serta cepat mengeksekusi dan mengimplementasikan program pemerintah.
Sebelumnya, dalam beberapa kesempatan, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar berharap mendapatkan jatah 10 kursi menteri nantinya kalau Presiden Jokowi kembali terpilih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tanpa Kembang Api, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
- Trump Pertimbangkan Jual Jet Tempur F-35 ke Turki, Israel Waspada
- Trump Klaim 95 Persen Rencana Damai Rusia-Ukraina Telah Disepakati
- 46.207 Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api Hari Ini
- Ratusan Warga Terdampak Banjir Bandang Kalimantan Selatan
Advertisement
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Reforma Agraria Dorong Gula Semut Hargorejo Tembus Ekspor
- Dukun Peru Ramalkan 2026: Trump Sakit, Maduro Kabur
- China Rilis Subsidi Tukar Tambah Mobil 2026, Ini Aturannya
- Update Cedera Pemain PSS Sleman Usai Lawan Persipal
- Tanpa Kembang Api, Hong Kong Rayakan Tahun Baru dengan Cahaya Duka
- Kritik Banjir Aceh, Rumah Konten Kreator Dilempar Molotov
- Serangan Siber Hantam Mitra Apple di China, Produksi iPhone Terancam
Advertisement
Advertisement




