Advertisement
600 Hunian Danantara Siap Diserahkan ke Daerah
Presiden Prabowo saat meninjau hunian sementara yang dibangun oleh Danantara. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah melalui Danantara Indonesia akan menyerahkan 600 unit Rumah Hunian Danantara kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026 sebagai bagian dari percepatan penanganan pascabencana di wilayah Sumatera.
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan penyerahan hunian tersebut merupakan langkah awal percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sumatera.
Advertisement
“Rumah Hunian Danantara ini akan kita serah terimakan pada tanggal 8 Januari sebanyak 600 unit kepada pemerintah daerah,” ujar Rosan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis.
Selain hunian, Danantara juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna memastikan kelayakan hidup penghuninya. Fasilitas tersebut meliputi taman bermain, jaringan wi-fi, musala, 14 unit dapur umum, serta 120 unit toilet dan kamar mandi.
BACA JUGA
Rosan menjelaskan seluruh hunian dibangun di atas lahan milik PTPN yang telah melalui proses pembersihan lahan. Setiap unit rumah memiliki luas sekitar 22 meter persegi atau berukuran kurang lebih 4,5 x 4,5 meter, sehingga memenuhi standar hunian layak bagi keluarga terdampak bencana.
Lebih lanjut, pemerintah menargetkan pembangunan total 15.000 unit Rumah Hunian Danantara yang tersebar di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Dalam waktu sekitar tiga bulan ke depan, insya Allah kita bisa menyelesaikan 15.000 rumah. Rinciannya, Aceh sekitar 12.000 unit, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah sekitar 2.000 unit, serta Sumatera Barat sekitar 500 unit,” jelasnya.
Rosan menegaskan pembangunan hunian ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam meringankan beban masyarakat terdampak bencana, sekaligus menjadi jembatan menuju penyediaan hunian tetap yang lebih permanen.
“Kita ingin pembangunan Hunian Danantara ini layak, beradab, dan manusiawi, sehingga masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Alokasi Dana Desa Sleman 2026 Turun Rp19 Miliar, Kalurahan Putar Otak
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Fitur Trade-In Motorku X Mudahkan Pecinta Sepeda Motor Honda
- DPR RI Soroti Dugaan Kendala Teknis Pesawat ATR Hilang Kontak
- KPK Periksa Adik Sugiri Sancoko Terkait Kasus Suap Pemkab Ponorogo
- Jaksa Agung Pastikan Perkara Guru Honorer Muaro Jambi Dihentikan
- Puluhan Lapak Penjahit Terban Dibongkar, Trotoar Dikembalikan
- Kasus Keamanan Pangan MBG Turun, BGN Kejar Sertifikasi SPPG
- Libur Isra Miraj, KAI Daop 6 Layani 207 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement



