Advertisement
Waspadai Makanan dengan Warna Mencolok
Ilustrasi sejumlah petugas memeriksa sejumlah produk bahan pangan dan obat di Pasar Brosot, Senin (21 - 5).Harian Jogja/Beny Prasetya
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul mengimbau agar ketika memilih santapan buka puasa, masyarakat tidak tergiur dengan warna makanan atau minuman yang warnanya sangat mencolok.
Hal tersebut disebabkan karena makanan atau minuman yang berwarna mencolok seringkali dicampur dengan pewarna tekstil yang bisa menyebabkan kanker jika terus menerus dikonsumsi .
Advertisement
“Ciri yang gampang untuk masyarakat ya itu dilihat dari warnanya, jika warnanya mencolok dan terlihat menggiurkan bisa jadi makanan atau minuman tersebut mengandung pewarna tekstil yang dicampur ke bahan makannya,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bantul, Fauzan ketika dihubungi Harian Jogja pada Rabu (22/5/2019)
“Jadi untuk antisipasi yang paling ya dari warna tadi, biasanya orang kan selalu tertarik dengan makanan atu minuman yang berwarna mencolok dan menggiurkan, apalagi anak kecil, padahal itu sangat membahayakan tubuh kita,” lanjut Fauzan.
BACA JUGA
Selain itu pihaknya mengimbau agar tubuh kita tetap sehat dalam suasana Ramadan, harus menghindari makanan yang pedas ketika buka, pihaknya juga menganjurkan bahwa berbuka dengan yang manis.
“Selain itu kalau untuk takjil, belilah makanan yang lunak dan mengandung banyak cairan dan juga yang rasanya manis. Kalau seharian belum makan apa-apa lalu pas buka makan makanan yang sifatnya pedas bisa menyebabkan kerusakan dari permukaan lambung ataupun usus, jadi hindari makanan pedas juga untuk takjil,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Wisatawan Lumajang Tersambar Petir, Satu Tewas di Pantai Bambang
- Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Warga Berhamburan
- Iran Batasi Selat Hormuz, Ini Negara yang Diizinkan Melintas
- Kualitas Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik, Kategori Tidak Sehat
- Antrean Truk di Ketapang Mengular 12 Jam, Sopir Keluhkan Layanan
Advertisement
Libur Lebaran, Kendaraan ke Gunungkidul Naik 25 Persen
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Ansyari Lubis Minta PSS Sleman Tampil Maksimal Lawan Kendal Tornado
- Prancis Kucurkan Rp1,36 Triliun Hadapi Krisis Energi
- Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, Minggu 29 Maret 2026: Tarif Rp8.000
- Akses Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Ditutup Sementara, Ini Alasannya
- Red Notice Diajukan ke Interpol, Buru 2 Pelaku Pembunuhan WNA Belanda
Advertisement
Advertisement







