BPN Tolak Hasil Pemilu, KPU: Jika Ada Kecurangan, Laporkan kepada yang Berwenang

14 Mei 2019 23:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—KPU tidak mempermasalahkan penolakan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terhadap hasil penghitungan suara Pemilu 2019.

Kubu Prabowo menganggap Pemilu 2019 diwarnai kecurangan sehingga tak mau mengakui hasil penghitungan KPU. Komisioner KPU RI Ilham Saputra mengatakan sebaiknya segala dugaan kecurangan itu dilaporkan kepada pihak yang berwenang.

“Enggak ada masalah. Prinsipnya begini, kalau ada ditemukan indikasi kecurangan dilaporkan kepada lembaga terkait, misalnya kepada Bawaslu. Biar Bawaslu yang memproses,” kata Ilham di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Ilham mengatakan beberapa laporan terkait indikasi kecurangan Pemilu pun sebagian sudah ditindaklanjuti oleh Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan Bawaslu.

KPU sendiri, kata Ilham, juga telah menindaklanjuti beberapa rekomendasi Bawaslu seperti melakukan pemungutan suara ulang (PSU) sebagai tindaklanjut dari adanya kecurangan di beberapa daerah pemilihan.

“Jadi prinsipnya bahwa jika ada indikasi curang, silakan dilaporkan kepada institusi yang berwenang, yang diamanatkan oleh Undang-Undang No.7.2017 untuk menindaklanjuti dugaan kecurangan tersebut.”

Sebelumnya, Prabowo Subianto menyatakan akan menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan oleh KPU RI.

“Tapi yang jelas sikap saya adalah saya akan menolak hasil penhitungan yang curang. Kami tidak bisa menerima ketidakadilan dan ketidakjujuran,” kata Prabowo saat berpidato dalam acara Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019) sore.

Sumber : Suara.com