Ikut Konvoi Kelulusan, Motor Pelajar Ini Malah Terbakar

Sepeda motor salah satu pelajar yang ikut konvoi kelulusan SMA/SMK terbakar di dekat lapangan Baturan, Colomadu, Karanganyar, Senin (13/5 - 2019). (Istimewa)
14 Mei 2019 14:47 WIB Sri Sumi Handayani News Share :

Harianjogja.com, KARANGANYAR--Satu unit motor milik pelajar yang ikut konvoi kelulusan pelajar SMA/SMK terbakar di wilayah Colomadu, Karanganyar, Senin (13/5/2019).

Video yang viral di aplikasi pesan instan Whatsapp memperlihatkan dua rekaman gambar yang diambil menggunakan handphone. Gambar pertama memperlihatkan motor tergeletak di pertigaan jalan dalam kondisi dilalap si jago merah. 

Pengendara yang melintas maupun pelajar lain tidak ada yang berupaya memadamkan api. Satu video lain menyorot wajah salah seorang pelajar yang duduk di lapangan tidak jauh dari sepeda motor terbakar. 

Dia mengenakan baju putih penuh coretan aneka warna dan tulisan. Rambutnya dicat warna kuning. Dia mengenakan celana abu-abu pendek di atas lutut. Orang yang merekam memanggil namanya dan meminta pendapatnya.

"Bagaimana perasaan Mas Dimas?" kata dia sembari tertawa dan berusaha menenangkan temannya.

Remaja yang dipanggil Dimas tampak melampiaskan kekesalan dengan melakukan aksi back roll sembari mengucapkan kata-kata bernada kesal. Gambar beralih ke kobaran api yang melalap si jago merah. 

Di video terdengar suara seseorang memerintahkan agar mencari air. Dua video itu masing-masing berdurasi 10 detik dan 30 detik. "Goleko banyu, goleko banyu [Cari air, cari air]," seru dia.

Kapolsek Colomadu, AKP Sentot Ambar Wibowo, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, membenarkan adanya kejadian itu. Sentot menjelaskan pelajar tersebut diduga dari salah satu sekolah swasta di Solo. 

Sepeda motor yang terbakar adalah Yamaha Alfa II R. Lokasi motor terbakar di pertigaan Lapangan Desa Baturan atau di depan SMAN 1 Colomadu. Peristiwa itu terjadi pukul 16.30 WIB. 

Kelulusan SMA/SMK diumumkan pada Senin pukul 15.00 WIB. Polisi mendatangi lokasi dan memastikan kejadian itu kepada sejumlah pihak, seperti satpam dan penjaga SMAN 1 Colomadu. Informasi yang beredar rombongan pelajar dari Solo dan Sukoharjo itu berkumpul di sekitar lapangan pukul 16.30 WIB. 

Petugas satpam sekolah berupaya menghalau mereka agar tidak masuk ke area sekolah. Kemudian mereka berkonvoi mengelilingi lapangan sembari memainkan gas motor. 

"Salah satu motor siswa SMK jatuh saat akan berbelok. Mesinnya mati. Si anak mencoba menstarter mesin tetapi enggak berhasil. Starter manual. Diduga korsleting, kemudian muncul percikan api dan menyambar bensin di dalam tanki," kata Kapolsek saat dihubungi Solopos.com, Selasa (14/5/2019).

Polisi datang dan menghubungi petugas pemadam kebakaran Kota Solo. Tetapi saat hendak melakukan olah tempat kejadian perkara, si pemilik motor sudah tidak ada. 

Rombongan konvoi membubarkan diri dan pemilik motor diduga kabur. Api berhasil dipadamkan pukul 17.35 WIB. 

"Kondisi motor sudah tidak layak. Kami datang mau olah TKP, yang punya motor sudah pergi. Bangkai motor ada di polsek [Colomadu]. Jadi itu pelajar dari luar Karanganyar melintas lalu beraksi dan terjadi kebakaran itu." 

Sumber : solopos.com