1 Tewas, 4 Hilang Akibat Tenggelamnya Kapal Pompong Pengangkut TKI

Kondisi KM Makmur usai ditabrak kapal tanker di perairan perbatasan Indonesia-Singapura. - Ist/Okezone
07 Mei 2019 23:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BINTAN - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap empat orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) hilang, karena kapal pompong yang ditumpanginya tenggelam sekitar di Perairan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (7/5/2019).

Kapal pompong pembawa 10 orang TKI itu bergerak dari Sei Rengit, Johor, Malaysia tujuan Batam, pada Minggu 5 Mei 2019 malam.

"Kita masih melaksanakan operasi SAR kecelakaan pelayaran kapal pompong TKI," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Mu'min Maulana di Tanjungpinang.

Dia menuturkan, saat ini Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap empat orang korban. Dari informasi yang dihimpun, kejadian kecelakaan pelayaran karena kapal diterjang ombak setelah terkena angin barat laut. Kemudian, air masuk ke dalam kapal pompong sehingga karam.

"Akibatnya, empat orang masih hilang, satu meninggal dunia. Sementara lima orang ditemukan selamat," kata Mu'min.

Ia menambahkan unsur SAR gabungan yang melakukan pencarian adalah Tim SAR Tanjungpinang, Pol Air Polda Kepri, Pol Air Polres Bintan, KPLP Tanjunguban, dan masyarakat nelayan. Untuk alat utama yang digunakan Kapal RB 209, speed boat Polda Kepri, Pol Air Polres Bintan dan KPLP Tanjunguban, serts perlengkapan pendukung lainnya. Untuk lokasi pencarian sekitar kejadian Perairan Nongsa, Batam dengan koordinat 1° 9.373' N 104 15.901' E, heading 320 derajat, jarak lurus 20.15 Nautical Mill dari Kantor SAR Tanjungpinang.

"Untuk pencarian sementara telah dihentikan dengan hasil nihil dan akan dilanjutkan besok," tutup Mu'min.

Sumber : Okezone.com