Advertisement
Dalam 3 Hari ke Depan, Laut Selatan Jawa Berpotensi Terjadi Gelombang 6 Meter
Ilustrasi-Warga mengamati kapal tongkang batu bara yang kandas dan patah menjadi dua akibat diterjang gelombang besar di perairan pantai Ujung Kareng, Lhoknga, Aceh Besar, Aceh, Senin (30/7/2018). - ANTARA/Ampelsa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Sejumlah perairan di Indonesia bakal dilanda gelombang tinggi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini terkait tinggi hal tersebut.
Peringatan dini gelombang tinggi berlaku dari 3 Mei 2019 pukul 07.00 sampai 6 Mei 2019 pukul 07.00 WIB.
Advertisement
Gelombang dengan kategori sangat tinggi (4.0 hingga 6.0 meter) berpeluang terjadi di Perairan Barat Kep.Kei, dan Laut Banda bagian timur.
Menurut pantauan BMKG, terjadi potensi gelombang setinggi 1.25-2.50 meter yang berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Perairan Utara Sabang, Perairan Timur Simeulue, Perairan Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Jawa Tengah hingga P. Sumba.
BACA JUGA
Hal yang sama berpotensi terjadi di Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Perairan Selatan P. Sawu – P. Rote, Laut Sawu bagian selatan, Laut Timor selatan NTT, Samudra Hindia selatan Lombok hingga NTT.
Begitu pula di perairan Selatan Ambon, Laut Banda bagian barat, Perairan Kep. Aru, Perairan Kep. Sermata, Laut Seram bagian timur, Perairan Fakfak – Kaimana, Laut Arafuru bagian timur, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, juga di perairan Samudra Pasifik Utara Papua Barat hingga Papua.
Sementara di Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat P.Simeulue hingga Kep. Mentawai, Perairan Barat P. Enggano, Samudra Hindia barat Sumatra, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudra Hindia Selatan Jawa hingga Bali, Perairan Kep. Letti – Kep. Tanimbar, Laut Arafuru bagian tengah dan barat, Perairan Selatan P. Seram berpeluang terjadi gelombang setinggi 2.50-4.0 meter
Disebutkan prakirawan BMKG bahwa terdapat sistem tekanan rendah 1009 hPa di Laut Sumbawa hingga Perairan Kep. Aru. "Pola angin di wilayah Indonesia bervariasi dari Timur - Selatan dengan kecepatan 3 - 20 knot dan kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Kep. Tanimbar, Laut Arafuru bagian tengah dan timur. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut," ujar keterangan Bagian Hubungan Masyarakat, Biro Hukum dan Organisasi BMKG, diterima Jumat (3/5/2019).
BMKG mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com/bmkg
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Purbaya Ungkap PR Utama Juda Agung sebagai Wamenkeu
- Adies Kadir Tegaskan Mundur dari Perkara Golkar di MK, Ini Alasannya
- Gempa Darat M3,1 Guncang Pasaman, Getaran Terasa hingga Bukittinggi
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
Advertisement
DIY di Jalur Aktif Bumi: Mengapa Gempa Bumi Kerap Mengguncang Jogja
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Sleman Siapkan Dana Padukuhan Rp25 Juta Lewat Skema BKK
- Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 5 Februari 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Kamis 5 Februari 2026 Lengkap
- Satria DIY Bersihkan Hulu Sungai Boyong dan Tanam Pohon
- KONI Kota Jogja Dilantik, Ditarget Juara Dua Porda DIY
- Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
- Manchester City ke Final Carabao Cup Seusai Singkirkan Newcastle
Advertisement
Advertisement



