Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Naik

Ilustrasi mahasiswa berbusana tradisional berswafoto seusai mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila di depan Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (1/6/2018). - Antara/Puspa Perwitasari
22 April 2019 03:57 WIB Edi Suwiknyo News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2018 meningkat, dianggap sebagai sinyal positf kemajuan kualitas kehidupan8.

Kementerian Keuangan dalam akun media sosialnya yang dikutip Minggu (21/4/2019) menjelaskan, pada 2018, IPM Indonesia mencapai 71,39. Angka ini meningkat sebesar 0,58 poin atau tumbuh sebesar 0,82% dibandingkan dengan 2017.

"Artinya, pembangunan manusia di Indonesia terus mengalami kemajuan," tulis akun @KemenkeuRI.

Pencapaian itu juga berarti bayi yang lahir tahun 2018 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 71,20 tahun. Lebih lama 0,14 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir tahun sebelumnya.

Selain itu, anak-anak yang pada 2018 berusia 7 tahun memiliki harapan dapat menikmati pendidikan selama 12,91 tahun (Diploma I), lebih lama 0,06 tahun dibandingkan dengan yang berumur sama pada tahun 2017.

Sedangkan bagi penduduk usia 25 tahun ke atas, secara rata-rata telah menempuh pendidikan selama 8,17 tahun (kelas IX), lebih lama 0,07 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pada itu juga, masyarakat Indonesia memenuhi kebutuhan hidup dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebesar 11,06 juta rupiah per tahun, meningkat Rp395.000 dibandingkan pengeluaran tahun sebelumnya," pungkas akun @KemenkeuRI.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia