Advertisement
Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Naik
Ilustrasi mahasiswa berbusana tradisional berswafoto seusai mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila di depan Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (1/6/2018). - Antara/Puspa Perwitasari
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2018 meningkat, dianggap sebagai sinyal positf kemajuan kualitas kehidupan8.
Kementerian Keuangan dalam akun media sosialnya yang dikutip Minggu (21/4/2019) menjelaskan, pada 2018, IPM Indonesia mencapai 71,39. Angka ini meningkat sebesar 0,58 poin atau tumbuh sebesar 0,82% dibandingkan dengan 2017.
Advertisement
"Artinya, pembangunan manusia di Indonesia terus mengalami kemajuan," tulis akun @KemenkeuRI.
Pencapaian itu juga berarti bayi yang lahir tahun 2018 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 71,20 tahun. Lebih lama 0,14 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir tahun sebelumnya.
Selain itu, anak-anak yang pada 2018 berusia 7 tahun memiliki harapan dapat menikmati pendidikan selama 12,91 tahun (Diploma I), lebih lama 0,06 tahun dibandingkan dengan yang berumur sama pada tahun 2017.
Sedangkan bagi penduduk usia 25 tahun ke atas, secara rata-rata telah menempuh pendidikan selama 8,17 tahun (kelas IX), lebih lama 0,07 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.
"Pada itu juga, masyarakat Indonesia memenuhi kebutuhan hidup dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebesar 11,06 juta rupiah per tahun, meningkat Rp395.000 dibandingkan pengeluaran tahun sebelumnya," pungkas akun @KemenkeuRI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang, Lewat Borobudur dan Kota Lama
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
Advertisement
Advertisement








