Advertisement
Dikeluhkan Warga, Gubernur Jatim Sidak ke IPAL Industri Kulit Magetan
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau IPAL industri kulit di Magetan, Kamis (29/3 - 2019). (Istimewa/Pemprov Jatim)
Advertisement
Harianjogja.com, MAGETAN --Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan mendapat banyak keluhan dari masyarakat. Gubernur Jawa Timur Khofifah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi tersebut pada, Kamis (28/3/2019) malam. Sidak dilakukan untuk merespon keluhan dari masyarakat terkait pembuangan limbah industri kulit tersebut.
"IPAL ini merupakan tempat pengolahan limbah dari lingkungan industri kulit yang ada di Magetan," kata Khofifah yang didampingi Bupati Magetan Suprawoto.
Advertisement
Dalam sidak itu, gubernur juga memeriksa laboratorium dan kolam pengolahan air limbah yang ada di IPAL.
Khofifah menuturkan industri kulit ini merupakan komoditas ekspor terbesar kelima di Jawa Timur. Untuk itu, ia menginginkan pengolahan limbahnya bisa lebih mumpuni dan memenuhi kapasitas dari limbah yang dibuang oleh lingkungan industri kulit (ILK) yang ada di kawasan industri kulit di Magetan.
BACA JUGA
"Bupati Magetan sudah menyampaikan nantinya akan mencari lahan baru untuk relokasi. Setelah lahan baru disiapkan maka Pemprov Jatim akan menyiapkan LIK dan IPAL," terang Khofifah.
Hal ini supaya pengolahan limbahnya bisa memenuhi kebutuhan pengolahan limbah kulit yang dikirim oleh pelaku industri kulit di Magetan.
"Kita ingin proses pertumbuhan ekonomi ekspor kita itu beriringan dengan keramahan lingkungan dan pengolaham limbah yang secure," jelasnya.
Pemprov Jatim juga akan mencarikan konsultan yang ahli untuk bisa mencari teknologinya. Nantinya bisa dihitung, limbah yang ada per harinya berapa. Setelah itu limbah ini akan dikelola dengan luasan lahan.
Pemerintah juga ingin memastikan bahwa limbah terakhir yang kanalnya di sungai memilili pH air tidak lebih dari 7. Dengan begitu keragaman hayati di sungai bisa tetap terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
Advertisement
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Jogja Solo, Selasa 6 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul, Selasa 6 Januari 2026
- Aturan Baru Visa AS 2026, 13 Negara Wajib Jaminan Rp235 Juta
- Apple Fokus AI di iOS 27, iPhone Lipat Disiapkan 2027
- Ujian Berat Jafar/Felisha di Hari Pembuka Malaysia Open 2026
- Top Ten News Harianjogja.com pada Selasa 6 Januari 2026
- RAB Lumbung Mataraman Wukirsari Disoal, Ini Penjelasan Lurah
Advertisement
Advertisement




