AI Google Keliru, Kamera Flock Disebut Simpan Emas Rp12,5 Juta
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
Banjir Sentani, Jayapura. /Ist-Antara.
Harianjogja.com, JAYAPURA--Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring menyarankan agar warga yang tinggal di sekitar Cagar Alam Cycloop, Kabupaten Jayapura, direlokasi ke tempat yang lebih aman.
"Kepada pemerintah daerah dan seluruh \'stake holder\' agar setelah masa tanggap darurat ini selesai segera merelokasi seluruh warga di sekitar pegunungan Cycloop ke tempat yang lebih aman," katanya di Kota Jayapura, Papua, Rabu (20/3/2019).
Menurut dia, pemerintah daerah harus mengambil kebijakan untuk tidak mengizinkan adanya segala aktifitas warga di lereng Gunung Cycloop yang berpotensi mengakibatkan terjadinya kerusakan hutan.
"Selanjutnya harus ada upaya rehabilitasi hutan untuk menghindari terjadinya bencana serupa di masa yang akan datang demi kelangsungan hidup generasi kita khususnya di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura," katanya.
Mengenai penyebab banjir bandang, Pangdam berpendapat sama dengan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Munardo bahwa ada beberapa faktor penyebab bencana banjir bandang di lereng Gunung Cycloop.
Antara lain karena beberapa faktor, pertama kondisi geografis pegunungan Cycloop yang memiliki kontur tanah dengan kemiringan sekitar 40 hingga 90 derajat selain itu tanah dipermukaan gunung yang sangat tipis, di bawahnya adalah batu-batuan sehingga tanah tersebut sangat mudah tergerus oleh air.
Faktor kedua, kata dia, adalah cuaca ekstrem. Dimana curah hujan di Jayapura, Papua sangat tinggi, apalagi dalam seminggu terakhir ini hujan sangat lebat dalam waktu yang relatif panjang mengguyur Jayapura.
"Yang mengakibatkan terjadinya air Bah mengalir sangat deras jatuh dari pegunungan Cycloop menyapu pemukiman warga di lereng dan di dataran sehingga mengakibatkan jatuhnya korban yang cukup besar," katanya.
Sedangkan faktor ketiga, kata dia, yang tidak kalah pentingnya adalah berubahnya fungsi lahan dari Cagar Alam Cycloop menjadi lahan kebun masyarakat di lereng Cycloop sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan hutan.
"Hal ini bisa kita lihat dengan banyaknya gelondongan kayu-kayu besar yang terbawa arus air dari gunung hingga ke daratan sebagai indikator terjadinya kerusakan hutan di atas gunung," katanya.
"Itulah beberapa faktor penyebab terjadinya banjir bandang di Jayapura saat ini, namun demikian analisa saya ini masih perlu penelitian dan pendalaman secara menyeluruh," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.