Advertisement
Mahfud MD: Siapa Pun Pemenang Pilpres 2019, Kasus Rommy Bakal Panjang
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD (berbaju batik), melaporkan kasus pencemaran nama baik di Mapolres Klaten, Jumat (1/3/2019). - Solopos/Ponco Suseno
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA -- Mahfud MD menyatakan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy tak mungkin dijebak sehingga tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Mahfud MD menyampaikan pandangannya melalui kicauannya di akun Twitter, Minggu (17/3/2019). Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menilai Rommy sendiri yang mengatur pertemuannya dengan orang-orang yang hendak ditemuinya.
Advertisement
"Tak mungkin Romy dijebak. Dia kan ngatur sendiri pertemuannya di situ dgn orang2 yg akan menemui/ditemuinya. Bkn @KPK_RI yg ngatur, kan?" ujarnya di akun @mahfudmd.
Seandainya benar Rommy dijebak, kata Mahfud, sangat mudah untuk melacak siapa yang mengajak pertemuan itu. Rommy pun seharusnya bisa menunjukkan siapa orang yang menurutnya telah menjebaknya.
"Kalau dijebak kan ketahuan siapa sj yg ngajak dia ke situ. Ya tinggal ditunjuk sj, siapa mereka. Yg benar, spt yg sy bilang, Romy itu dijejak."
Mahfud juga mengatakan tidak mungkin penangkapan Rommy terkait Pilpres 2019. Menurutnya, tidak mungkin juga penangkapan Rommy karena permainan timses Jokowi-Maruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Yakinlah kss Romy itu tak ada kaitan dgn Pilpres. Tak mungkin Romy di-OTT krn permainan Tim Prabowo. Tak mungkin pula Romy di-OTT atas perintah Tim Jokowi. @KPK_RI itu independen," kata dia.
Jadi, katanya, siapapun yang terlibat korupsi akan terungkap setelah Pilpres 2019. "Ini murni soal hukum dan msh akan berseri stlh pilpres, siapa pun yg menang. Percayalah, coming soon."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
- BNN Ingatkan Bahaya Whip Pink, Gas Tertawa Bukan untuk Gaya Hidup
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Advertisement
Isu Tunjangan Guru Madrasah Ditunda, Kemenag Bantul Tunggu Surat Resmi
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Rehabilitasi Embung Sleman 2026, Tiga Lokasi Disiapkan DPUPKP
- Gempa Magnitudo 4,5 di Bantul Sebabkan Satu Rumah Warga Rusak Ringan
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
- Usai Bantul, Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Cilacap di Laut Selatan
- KDMP Pandowoharjo Gelar RAT Perdana, Target Buka 10 Gerai WARIS
- Motor dan Tas Berisi Senjata Tajam Ditemukan di Pinggir Laut Girisubo
- Dosen Unisa: Rencana Angkat Pegawai SPPG Jadi ASN Abaikan Keadilan
Advertisement
Advertisement



