Perempuan Jadi Aktor Intelektual Aksi Teror Bom

Karopenmas Divisi Humas Polri Dedi Prasetyo menunjukkan lokasi meledaknya bom, di Sibolga, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/3/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
15 Maret 2019 18:52 WIB Sholahuddin Al Ayyubi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Upaya penangkapan jaringan teroris di Indonesia terus dilakukan. Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror kembali menangkap aktor intelektual aksi teror bom di Pulau Jawa yang bernama Yuliati Sri Rahayuningrum alias Khodijah, 38.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa Khodijah berperan sebagai sosok yang menyuruh Husein alias Abu Hamzah, Putera Syuhada dan Syaefuddin Hidayat untuk melakukan sejumlah aksi teror di Pulau Jawa.

Khodijah yang berdomisili di Jakarta itu, menurut Dedi ditangkap di Klaten Jawa Tengah pukul 16.00 WIB dan terafiliasi dengan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daullah (JAD) Jaringan Sibolga Sumatera Utara.

"Jadi Yuliati ini masih satu jaringan dengan Abu Hamzah, dia ditangkap setelah kami kembangkan dari infomasi Putera Syuhada dan Abu Hamzah," tuturnya, Jumat (15/3/2019).

Menurutnya, Densus 88 Antiteror telah menangkap Abu Hamzah dan Putera Syuhada serta Khodijah. Menurutnya, untuk satu terduga teroris Jaringan Sibolga Sumatera Utara atas nama Syaefuddin Hidayat masih belum berhasil ditangkap dan kini masih dalam proses perburuan.

"Dia belum ditangkap, masih kami cari. Tunggu saja dulu," katanya.

Sumber : bisnis.com