Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Bantul Aryunadi (berbaju batik) menyampaikan hasil pemeriksaan dugaan penganiyaan anggota PDIP kepada awak media, Senin (25/2/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul akan mengusut kerusuhan antarsimpatisan partai politik peserta Pemilu 2019 di Simpang Tembi, Jalan Parangtritis (Paris) Km.8,5, Timbulharjo, Sewon, Bantul. Saat ini polisi masih memeriksa sejumlah saksi.
“Korban keributan sudah membuat laporan. Sekarang sedang kami periksa, kemudian mengumpulkan barang bukti untuk mencari pelakunya,” kata Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Rudy Prabowo di Mapolres Bantul, Senin (25/2).
Namun Rudy enggan menyebutkan berapa saksi yang sedang diperiksa, karena pemeriksaan masih berlangsung. Dalam pengusutan tersebut ia menegaskan polisi hanya fokus mengusut perbuatan tindak pidananya, tanpa memandang dari partai politik mana yang terlibat.
Dari pantauan Harian Jogja, beberapa kader PDIP dimintai keterangan di Mapolres Bantul. Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DIY turut mendampingi proses pemeriksaan. Bahkan anggota DPRD DIY dari Fraksi PDIP, Chang Wendriyanto juga terlihat hadir di Polres Bantul.
Kader PDIP ini untuk melaporkan dugaan penyerangan, penganiayaan, dan pengrusakan motor. Sebelum melapor, polisi sempat mendatangi kantor DPC PDIP Bantul untuk meminta keterangan terkait peristiwa kerusuhan. Dalam proses ini ratusan kader PDIP juga berkumpul di DPC PDIP.
Dalam kericuhan pada Minggu (24/2/2019) siang, empat motor anggota PDIP dimasukan ke dalam parit dan salah satu penyerang menodongkan airsoft gun ke kepala anggota Satgas PDIP.
“Kami mengambil beberapa sikap. Pertama dan yang telah kami lakukan yaitu mendampingi korban untuk di visum di rumah sakit. Kedua mencari informasi seobjektif mungkin mengenai kerusuhan kemarin, dan ketiga kami melapor ke polisi atas tindakan penganiyayaan, perampasan, dan juga penodongan senjata api yang telah dilakukan penyerang kepada anggota kami,” kata Ketua DPC PDIP Kabupaten Bantul, Aryunadi S. E.
Aryunadi juga mengucapkan terima kasih banyak kepada aparat Polres Bantul yang telah mendatangi kantor DPC PDIP untuk menyelidiki kasus ini. “Terima kasih untuk kepolisian karena sudah jemput bola di DPC kami untuk melakukan penyelidikan,” ujar Aryunadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.