Gunung Ibu Erupsi Lagi, Radius Aman Diperluas 3,5 Km
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Paus Fransiskus/Reuters
Harianjogja.com, VATIKAN--Paus Fransiskus mengesampingkan semua peluang bahwa dia akan mengubah aturan-aturan Katolik Roma mengenai hidup selibat para pastor. Paus menegaskan kembali sikapnya yang terbuka pada kajian lebih lanjut tentang kemungkinan penahbisan pria dewasa yang menikah untuk perkecualian di daerah terpencil yang mengalami kelangkaan pastor.
"Secara pribadi saya kira selibat merupakan karunia bagi gereja. Saya tidak dalam persetujuan [dengan mereka yang berkata], perkecualian selibat harus diizinkan," katanya dalam perbincangan dengan para wartawan di dalam pesawat yang membawanya pulang ke Vatikan dari Panama , Minggu (27/1/2019), , Minggu.
Para pendukung wacana yang mengizinkan pernikahan dan hidup berkeluarga bagi pastor mengatakan langkah tersebut akan menarik lebih banyak pria untuk mendapat sakramen imamat. Sebagian mengatakan bahwa melaksanakan selibat bisa dihubungkan dengan kasus-kasus penyelewengan seksual oleh para pastor.
Namun mereka yang menentang mengatakan bahwa dengan hidup selibat, membuat para imam bisa mengabdikan diri sepenuhnya untuk gereja. Hidup berselibat bagi para pastor tidak sepenuhnya dilaksanakan hingga abad 12. Ketentuan tersebut bukan doktrin resmi gereja sehingga dapat diubah.
Meskipun demikian, bapa suci berusia 82 tahun itu memastikan bahwa dirinya bukan orangnya yang akan melakukannya. "Keputusan saya adalah \'tidak\' untuk pilihan selain selibat. Itulah yang saya pikir. Saya tidak akan melakukan, ini sudah jelas. Apakah saya kolot? mungkin. Tapi saya rasa bahwa saya tidak akan membuat keputusan ini mendahului kehendak Tuhan," katanya.
Pastor untuk gereja Ortodok diperkenankan menikah juga di gereja-gereja protestan dan Gereja Timur serta Anglikan. "Pertanyaannya adalah apakah kemungkinan bisa diberikan di tempat-tempat yang mengalami hambatan kekurangan pastor, saya tidak mengatakan bahwa kita harus melaksanakannya, tetapi harus ada kajian teologi mengenai ini," ujarnya.
Paus mengungkapkan persoalan kekurangan para imam katolik di beberapa tempat terpencil misalnya di Kepulauan Pasifik dan Amazon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian