Advertisement
BMKG: Dampak Siklon Riley Bakal Sampai Jogja
Ilustrasi hujan - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, SURABAYA- Jajaran Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia agar mewaspadai dampak munculnya Siklon Tropis Riley di Perairan Selatan Laut Timor karena bisa menimbulkan angin kencang, hujan lebat dan gelombang tinggi.
Kepala Bidang Informasi Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, di Surabaya, Kamis, mengatakan berdasarkan analisa pada hari ini posisi Siklon Riley berada di selatan Perairan Laut Timor, atau 16,9 Lintang Selatan (LS) - 120,8 Bujur Timur (BT), sekitar 810 kilometer sebelah selatan Waingapu.
Advertisement
Arah dan kecepatan gerak siklon tersebut adalah barat barat daya dengan kecepatan 11 knots atau sekitar 20 kilometer per jam, bergerak menjauhi wilayah Indonesia.
Sedangkan pada esok hari, posisi Siklon Riley diperkirakan berada di selatan Perairan Laut Timor, 17,4 LS - 118.4BT, sekitar 890 kilometer sebelah selatan barat daya Waingapu. Arah dan kecepatan pergerakan siklon adalah barat barat daya, menjauhi wilayah Indonesia.
BACA JUGA
Siklon Tropis Riley berdampak terhadap cuaca di Indonesia berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, gelombang laut dengan ketinggian 4 - 7 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Jawa Timur hingga Pulau Sumba, Selat Bali- Selat Lombok - Selat Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Perairan Pulau Sawu, Laut Sawu, Perairan Kupang - Pulau Rote, Laut Timor Selatan NTT, Samudera Hindia Selatan Jawa Timur hingga Bali.
Gelombang laut dengan ketinggian 2,5 - 4 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Jawa Tengah, Selat Sumba, Samudera Hindia selatan Jawa Barat hingga Jawa Tengah, Selat Sumba, dan Selat Ombai.
Oleh karena itu, masyarakat nelayan dan perusahaan pelayaran harus mewaspadai dampak yang berpeluang terjadi akibat munculnya Siklon Tropis Riley ini, demikian Eko Prasetyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Kotak Mirip Pocong Gegerkan Warga Kulonprogo, Polisi: Bukan Bayi
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Perpres Ojol Masih Digodok, Cari Titik Adil PengemudiAplikator
- BSSN Klaim Deteksi Serangan Siber Nasional Tercapai dalam Milidetik
- Angka Pernikahan di DIY Turun Konsisten Sejak 2019
- Basarnas Pastikan Data Smartwatch Kopilot ATR Rekaman Lama
- LBH Jogja Soroti Represi Aktivis dan Konflik Agraria Sepanjang 2025
- BGN: Program MBG Bikin Siswa Lebih Bugar dan Aktif Belajar
- Dispar Kulonprogo Dorong Desa Wisata Mandiri Jadi Profesi Utama
Advertisement
Advertisement



