Advertisement
Tak Ada yang Lolos Seleksi, 8 Formasi CPNS di Bantul Kosong
Peserta ujian computer Assisted Test (CAT) calon pegawai negeri sipil (CPNS) mendengarkan arahan petugas sebelum melaksanakan ujian di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10). - Solopos/Ardiansyah Indra Kumala
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL – Sejumlah formasi penerimaan PNS akhir 2018 di Bantul kosong lantaran tak ada peserta seleksi yang memenuhi syarat untuk mengisi jabatan tersebut.
Sebanyak elapan formasi tersebut adalah guru honorer satu formasi, sanitarian ahli pertama empat formasi, arsiparis ahli pertama satu formasi, epidemiolog kesehatan terampil satu formasi, dan teknisi elektromedis ahli pertama satu formasi.
Advertisement
Adapun jumlah PNS yang diterima di Kabupaten Bantul sebanyak 556 orang dari 1.1.52 orang yang mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada Desember lalu.
Kepala Dinas Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Danu Suswaryanta menyatakan sejak awal penerimaan CPNS di Bantul terdapat tujuh formasi yang kosong di luar K2 setelah tes SKB. “Formasi K2 kosong karena tidak lolos SKB,” ujar Danu, Rabu (2/1/2018)
BACA JUGA
Ke depan BKPP akan mengevaluasi proses rekrutmen CPNS, tidak hanya dalam tahap pelaksanaan tetapi juga perencanaan. “Kami akan berkoordinasi dengan BKN [Badan Kepegawaian Negara] untuk rekrutmen mendatang,” imbuhnya.
Kepala Bidang (Kabid) Formasi Pengembangan dan Diklat BKPP Bantul, Triyanto mengatakan saat ini para CPNS yang lolos seleksi sedang melengkapi berkas-berkas yang diwajibkan. “ada surat lamaran, legalisir ijazah, SKCK, dan surat sehat,” kata dia.
Menurut Triyanto setelah semua persyaratan berkas lengkap, para calon PNS akan diusulkan untuk mendapat Nomor Induk Pegawai (NIP). Setelah memperoleh NIP, pemerintah Kabupaten Bantul akan menerbitkan SK agar mereka bisa segera bekerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KemenPPPA Soroti Trauma Korban Penjambretan di Sleman
- Ketua KPK Ungkap Pola Baru OTT, Aliran Dana Kini Disamarkan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
Advertisement
Sidang Hibah Pariwisata Sleman, Muncul Pesan: Tolong Bantu Ibu
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Disnakertrans DIY Belum Terima Pengajuan Penangguhan UMP 2026
- Jadwal Liga Champions: Napoli vs Chelsea Jadi Sorotan Pekan Penentuan
- Sampah Pasar Jogja Menggunung, Disdag Perkuat Pengolahan Mandiri
- Pembunuhan Ibu di Ponorogo, Polisi Buru Anak Korban hingga Gunungkidul
- Penyakit VTE Jadi Silent Killer, Guru Besar UGM Ingatkan Deteksi Dini
- Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Belum Ditemukan hingga Hari Kesembil
- Gempa Susulan DIY 14 Kali, BMKG Tegaskan Aktivitas Sesar Opak Melemah
Advertisement
Advertisement



