Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Musni Umar/Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA- Seorang tokoh pendidikan menyebut Joko Widodo tengah melakukan perang gaib demi mempertahankan kekuasaannya.
Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Musni Umar menuding, Capres nomor urut 01 Jokowi sedang melakukan perang gaib untuk mempertahankan kekuasaannya agar menjadi presiden dua periode.
Ia mengklaim, Jokowi memiliki azimat agar bisa kembali menjadi presiden. Hal ini disampaikan Musni Umar melalui akun Twitter miliknya @musniumar.
Musni menyebut, Jokowi memiliki jimat atau disebut pulung dalam Bahasa Jawa.
"Jokowi pitulungan. Sekarang sedang perang ilmu gaib untuk pertahankan Jokowi," kata Musni Umar seperti dikutip, Kamis (9/5/2019).
Lebih lanjut Musni Umar menjelaskan, ia mendapatkan informasi tersebut dari seseorang bernama Kunto yang berasal dari Jawa Timur. Orang tersebut mengenalnya melalui media sosial.
Musni Umar mengakui, tidak hanya Jokowi yang memiliki jimat. Sederetan presiden terdahulu juga memiliki jimat mulai dari Soekarno, Soeharto hingga Susilo Bambang Yudhoyono.
Jimat yang mereka miliki itulah yang memberikan kekuatan kepada para presiden tersebut.
Sementara sosok Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan Megawati Soekarnoputri tidak memiliki jimat, sehingga tidak memiliki kekuatan lebih.
"Saya dikontak Kunto dari Jatim, Dia kenal saya dari medsos. Katanya Bung Karno kuat punya pulung. Pak Harto kuat yang punya pulung Ibu Tien. Gus Dur dan Ibu Mega tidak punya pulung maka lemah. SBY pulungnya Ibu Ani. Kalau Ibu Ani wafat, SBY dan Partai Demokrat hancur," ungkap Musni Umar.
Sy dikontak Kunto dr Jatim. Dia kenal sy dr Medsos. Ktnya Bung Karno kuat pnya Pulung (P). Pak Harto kuat, yg pny P Ibu Tien. Gus Dur, ibu Mega tdk pny P, mk lemah. SBY, Pnya ibu Ani. Kl Ibu Ani wafat SBY dan PD hancur. Jkw pitulungan. Skrg sdg perang ilmu gaib utk perthnkan Jkw
— Musni Umar (@musniumar) May 7, 2019
Sejak diunggah pada 7 Mei 2019, cuitan pria bergelar profesor tersebut telah dikomentari oleh ribuan orang. Banyak warganet yang mempertanyakan maksud dari unggahan Musni Umar yang sama sekali tidak mencerminkan sikap akademisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda
Elkan Baggott resmi masuk skuad Millwall untuk Championship 2026/2027. Bek Timnas Indonesia akan mengenakan nomor punggung 12 usai direkrut dari Ipswich Town.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Media Vietnam Soha menyoroti kemerosotan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia usai meninggalkan Eropa. Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang